MALANG KOTA - Uji coba rekayasa lalu lintas Jalan Buring ditunda.
Pemkot menilai masih perlu dilakukan sosialisasi lebih intens ke seluruh masyarakat yang terdampak.
Rencananya, uji coba mengembalikan arus lalu lintas sebagian Jalan Buring menjadi dua arah akan dilakukan pekan depan.
Sebelumnya, Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang menjadwalkan uji coba rekayasa lalu lintas Jalan Buring kemarin (26/8).
Tapi, hingga kemarin siang tidak ada tanda-tanda pelaksana rekayasa.
Baca Juga: SDN Buring Kota Malang Kuatkan Nasionalisme Siswa
”Kami merasa masih perlu melakukan sosialisasi yang lebih luas lagi,” kata Kepala Bidang Lalu Lintas Dishub Kota Malang Anis Yanuar.
Dia memastikan sosialisasi lebih intens akan dilakukan selama pekan ini.
Misalnya melalui media sosial, pemasangan banner di lapangan, hingga pertemuan bersama beberapa pemangku kepentingan.
”Termasuk sosialisasi kepada warga dalam pertemuan di kantor kelurahan seperti saat persiapan pemberlakuan lalu lintas satu arah di kawasan Kajoetangan,” tutur pejabat eselon III B Pemkot Malang tersebut.
Saat ini dishub juga belum berencana menambah banner atau papan petunjuk arah rekayasa lalu lintas.
Mereka masih mengandalkan banner yang sudah dipasang sejak beberapa waktu lalu di beberapa lokasi.
Salah satunya di depan Jalan Brigjen Slamet Riyadi Gang 5.
Anis menjelaskan, rekayasa lalu lintas di Jalan Buring dilakukan untuk meningkatkan kapasitas di dua lokasi.
Yakni Jalan Basuki Rahmat dan Jalan Semeru.
Sebab, pada waktuwaktu tertentu, volume kendaraan yang melintas dua lokasi tersebut tidak seimbang.
Akibatnya terjadi kemacetan. Rekayasa akan dilakukan dengan mengarahkan pengendara dari Jalan Brigjen Slamet Riyadi atau Oro-Oro Dowo yang hendak ke Jalan Buring dan sekitarnya langsung ke Jalan Buring.
”Jadi tidak perlu menuju Jalan Basuki Rahmat atau Jalan Semeru dulu,” terang mantan Kepala Bidang Infrastruktur dan Kewilayahan Bappeda Kota Malang tersebut.
Selain rekayasa lalu lintas, Anis juga mendorong agar pengendara lebih tertib.
Yakni dengan tidak parkir sembarangan di tepi jalan dan membuat penumpukan kendaraan.
Baca Juga: Sebagian Jalan Buring Kota Malang Segera Kembali Jadi Dua Arah
Sementara itu, Lurah OroOro Dowo Solikin mengungkapkan, pihaknya mendapat informasi rencana rekayasa lalu lintas Jalan Buring setelah ada Forum Lalu Lintas pada Juli lalu.
Rencananya, dishub akan memberi sosialisasi pada 29 Agustus. Yang diundang antara lain tiga RW di kawasan tersebut.
Yakni RW 8, RW 9, dan RW 4.
”Sosialisasi perlu dilakukan karena sering ada pengendara yang melintas dari Jalan Muria ke Jalan Brigjen Slamet Riyadi,” sebutnya.
Di samping itu, Solikin mengusulkan agar dishub menambah rambu di beberapa lokasi.
Salah satunya di Jalan Batok yang mengarah menuju Jalan Brigjen Slamet Riyadi. (mel/fat)
Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana