MALANG KOTA – Program makan siang gratis bakal diuji coba dalam beberapa waktu ke depan.
Seperti diketahui, itu merupakan program yang dijanjikan Presiden RI terpilih, Prabowo Subianto.
Pemkot Malang bersiap menyambutnya.
Perhitungan alokasi anggaran untuk program itu mulai disusun.
Estimasinya, program itu bakal diterapkan mulai tahun depan.
Baca Juga: Makan Siang dengan Lontong Kupang Terbaik dan Legendaris di Kota Malang
Sejumlah sekolah menyambut baik wacana tersebut.
Seperti disampaikan Kepala SD Negeri Jatimulyo 3 Sri Widayati.
Dia mengatakan, pemilihan menu bakal memegang peran penting untuk program tersebut.
Sebab, selama ini dia menilai tidak semua siswa mendapat pemenuhan gizi yang cukup.
Sehingga, program makan siang gratis bisa menjadi wujud pemerataan kebutuhan gizi bagi anak-anak.
Ida menambahkan, selama ini siswa-siswi di sekolahnya rutin membawa bekal.
Itu merupakan inisiatif dari wali murid.
Meski begitu, tidak semua siswa membawa bekal.
Bisa jadi karena adanya keterbatasan waktu dan kesibukan dari orang tua mereka.
”Kalau dapat makan siang gratis tentunya lebih merata, semua dapat makan,” kata dia.
Senada dengannya, Kepala SD Negeri Merjosari 2 Nani Asriana juga menyambut baik wacana program tersebut.
Dia menyebut, sebagian besar siswanya juga banyak yang membawa bekal ke sekolah.
”Apalagi di sekolah juga pulangnya siang. Jadi, butuh nutrisi juga agar belajarnya fokus,” kata Nani.
Dia berharap, program tersebut benar-benar direalisasikan agar pemenuhan gizi siswa bisa terpenuhi.
Baca Juga: Segera Uji Coba program Makan Siang Gratis di SDN Lowokwaru 5 Kota Malang
Saat ini, pihaknya tengah menunggu kapan instruksi uji coba makan siang gratis akan direalisasikan.
Di tempat lain, anggota Komisi D DPRD Kota Malang Suryadi menyebut bila program makan siang gratis kini tengah digodok ulang.
Itu karena petunjuk teknik (juknis) belum diterbitkan pemerintah pusat.
Termasuk dari segi anggaran, pelaksana kegiatan, hingga prosedur pelaksanaannya.
”Kami monitor dulu hasil uji cobanya, dari sana baru bisa menentukan bagaimana nanti teknisnya,” ujar dia.
Dari rencana awal pemkot, uji coba itu akan dilakukan bulan depan.
Dia menekankan bila program makan siang gratis itu memang bertujuan untuk pemenuhan gizi siswa.
”Harapan kami, dengan adanya program itu bisa menekan masalah kesehatan anak-anak, dan bisa berkelanjutan nantinya,” tutup politisi partai Golkar itu. (ori/by)
Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana