PROGRAM Ngobrol Mbois Ilakes (Ngombe) tetap dijalankan pasangan Wahyu Hidayat-Ali Muthohirin.
Mereka menyebut bahwa animo warga untuk menyambut program tersebut tinggi.
Bahkan sudah ada beberapa warga yang menantikan Ngombe digelar dalam waktu dekat.
Wali Kota Malang Terpilih Wahyu Hidayat mengatakan, sudah banyak permintaan dari masyarakat untuk melanjutkan progam tersebut.
Permintaan tersebut datang saat masa kampanye hingga kemarin.
Hal tersebut menjadi salah satu alasan kuat untuk melanjutkan program.
Tak hanya itu, beberapa kali mampu menggerakkan masyarakat untuk turut serta memperbaiki lingkungan sekitar.
Seperti keluhan terkait sungai yang dipenuhi sampah di Kelurahan Samaan.
Keesokan harinya warga dibantu oleh dinas terkait bergotong rotong untuk membersihkan sungai tersebut.
Tidak hanya berinteraksi dengan masyarakat di lokasi acara, Wahyu juga menyempatkan diri untuk berkunjung dan menyapa warga di sekitar lokasi.
Terutama warga yang membutuhkan bantuan.
Melihat besarnya dampak yang dihasilkan dari Ngombe, Wahyu mengatakan, program ini akan terus dilanjutkan.
Menurutnya, kegiatan ini dapat menjadi media interaksi yang baik antara Pemkot Malang dengan masyarakat.
Aspirasi dari masyarakat pun bisa langsung diterima oleh pimpinan dan bisa langsung ditindaklanjuti.
Sehingga masyarakat dapat merasakan bahwa pemerintah hadir di tengah mereka.
”Terkadang masyarakat merasa belum difasilitasi, sementara Pemkot Malang sudah melakukan berbagai kebijakan. Nah ini memang butuhnya Ngombe dilakukan. Karena selama ini ada sekat antara yang mereka inginkan dan yang dilakukan Pemkot Malang,” terang Wahyu.
Sementara untuk skema yang akan dilakukan sama, yakni digelar setiap Hari Jumat bersamaan dengan program Senam Tahes Mbois Jumat dan mengundang seluruh kepala OPD untuk ikut serta.
”Harapannya masyarakat dapat merasakan bahwa pemerintah hadir di tengah mereka,” ungkapnya. (dur/adn)
Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana