Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

147 Pohon Ditebang untuk Proyek Drainase Soehat Malang

Fathoni Prakarsa Nanda • Selasa, 11 Maret 2025 | 18:20 WIB
PROYEK PROVINSI: Deretan pohon di sisi barat Jalan Soekarno-Hatta bakal ditebang untuk mempermudah pembangunan drainase. Peremajaan pohon akan dilakukan setelah proyek selesai.
PROYEK PROVINSI: Deretan pohon di sisi barat Jalan Soekarno-Hatta bakal ditebang untuk mempermudah pembangunan drainase. Peremajaan pohon akan dilakukan setelah proyek selesai.

MALANG KOTA - Ratusan pohon yang berada di Jalan Soekarno-Hatta (Soehat) bakal ditebang.

Itu dilakukan untuk kelancaran pembangunan saluran drainase di titik tersebut.

Rencananya, penebangan pohon dilakukan setelah Lebaran.

Kepala Bidang Ruang Terbuka Hijau (RTH) Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Malang, Laode K. B. Al Fitra, menuturkan, 147 pohon itu hasil survei sementara.

Ada kemungkinan berubah saat pelaksanaan.

Bisa berkurang, bisa juga bertambah.

"Penebangan pohon ini ranahnya Pemerintah Provinsi Jatim. Kami di DLH ikut mendampingi," tutur Laode.

Jenis pohon yang akan ditebang bermacam-macam.

Mulai dari pohon sono, palem, karet kebo, hingga trembesi.

Penebangan dilakukan mulai dari monumen pesawat terbang hingga Jembatan Soehat atau Sungai Brantas.

"Nanti yang ditebang pohon yang berada di sisi barat. Termasuk yang di depan Polinema itu," terangnya.

Laode menambahkan, penebangan pohon harus dilakukan karena pembangunan jaringan drainase baru membutuhkan ruang lebih besar.

Perluasan jaringan drainase itu sampai menyentuh lokasi pepohonan.

Peremajaan ratusan pohon yang ditebang itu akan dilakukan setelah drainase selesai dibangun.

Proses penebangan ratusan pohon itu diperkirakan memakan waktu cukup lama.

Kemungkinan bisa lebih dari satu bulan.

Untuk tanggal pasti pelaksanaannya, DLH Kota Malang masih menunggu kabar dari Pemprov Jatim.

Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan, dan Kawasan Permukiman (DPUPRPKP) Kota Malang, Dandung Julhardjanto, menuturkan, pihaknya mulai melakukan sosialisasi kepada masyarakat tentang rencana pembangunan drainase.

Sebab, pengerjaan proyek itu diperkirakan sedikit mengganggu aktivitas masyarakat.

Apalagi kawasan Soehat merupakan salah satu pusat ekonomi di Kota Malang dan berdekatan dengan perguruan tinggi.

Pemkot Malang juga akan membangun saluran drainase sekunder di lokasi tersebut.

Bermula dari Perumahan Permata Jingga hingga Jalan Candi Panggung. Panjang drainase yang dikerjakan pemkot sekitar 800 meter. (adk/fat)

Editor : A. Nugroho
#pohon ditebang #lebaran #malang kota #soehat #proyek drainase #ramadan 1446 H