Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Dishub Kota Malang Bersiap Sambut Keluar Masuknya 200 Ribu Kendaraan

Bayu Mulya Putra • Kamis, 20 Maret 2025 | 18:04 WIB
SIAPKAN REKAYASA: Jalur putar balik atau U-Turn di depan Perum Graha Kencana sampai Riverside bakal ditutup selama periode mudik Lebaran. (DARMONO / RADAR MALANG)
SIAPKAN REKAYASA: Jalur putar balik atau U-Turn di depan Perum Graha Kencana sampai Riverside bakal ditutup selama periode mudik Lebaran. (DARMONO / RADAR MALANG)

MALANG KOTA – Persiapan menata arus lalu lintas untuk arus mudik mulai dilakukan.

Jumlah kendaraan yang keluar dan masuk ke Kota Malang diprediksi bakal lebih tinggi ketimbang tahun lalu.

Estimasinya lebih dari 200 ribu unit selama arus mudik.

Jumlah itu meliputi kendaraan roda dua dan roda empat.

Kepala Bidang (Kabid) Angkutan Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang Minto Raharjo mengatakan, prediksi kendaraan yang keluar masuk itu didasarkan atas pergerakan selama Lebaran tahun lalu.

Ditambah dengan prediksi pergerakan nasional.

”Hasilnya, ada 295.200 kendaraan yang diperkirakan masuk ke Kota Malang. Sementara yang keluar mencapai 275.000 kendaraan,” kata dia.

Seluruh kendaraan itu akan masuk ke enam pintu masuk di Kota Malang.

Yakni exit Tol Singosari, exit Tol Madyopuro, exit Tol Pakis, exit Tol Pandaan, exit Tol Purwodadi, dan pertigaan Kacuk.

Menurut Minto, dari enam pintu tersebut, yang paling padat adalah exit Tol Singosari.

Pada Lebaran tahun lalu, kendaraan yang melintas mencapai 1.300 kendaraan per hari.

Jumlah kendaraan yang masuk itu masih akan diperhitungkan pada H-2 sampai H+2 Lebaran.

Pihaknya masih menunggu koordinasi dengan stakeholder terkait untuk menyusun regulasi.

”Mungkin tidak jauh beda seperti sebelumnya. Seperti adanya pembatasan angkutan barang dan kebijakan lain yang tertuang dalam surat edaran,” imbuh pejabat eselon III B Pemkot Malang tersebut.

Di tempat lain, Wakasatlantas Polresta Malang Kota AKP Luhur Santosa memastikan bahwa pihaknya bakal melakukan penataan lalu lintas.

Salah satunya yakni rekayasa di depan Perum Graha Kencana sampai Riverside.

Di sana akan dilakukan penutupan putar balik atau U-Turn total.

Selain itu, ada rencana pengalihan arus jika terjadi kepadatan.

Sebagai contoh jika arus dari utara atau Surabaya menuju Kota Malang penuh, maka akan dialihkan untuk melewati Tol Pakis atau Tol Madyopuro.

”Lalu ada pospam yang disiagakan seperti di A Yani, Madyopuro, Kacuk, dan Jalan Soekarno-Hatta,” jelas Luhur. (mel/by)

Editor : A. Nugroho
#arus mudik #Kendaraan #Kota Malang #Dinas Perhubungan (Dishub)