MALANG KOTA - Sebanyak 35 titik Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di Malang Raya sudah siap untuk dipakai saat mudik Lebaran.
Empat di antaranya buka selama 24 jam.
Yakni di kantor PLN UP3 Malang, SPKLU Ombe Kofie Araya, SPKLU Tol Pandaan-Malang Km 84B, dan Tol Pandaan-Malang Km 84A.
Asisten Manajer Keuangan Umum PLN UP3 Malang Bintara Situmorang mengatakan, tidak ada batasan pengisian daya per kendaraan di setiap SPKLU.
”Artinya bebas, seperti mengisi daya pada umunya,” jelas dia.
Waktu pengisian daya tiap kendaraan bervariatif.
Misal mobil listrik biasa dengan baterai 60 kWh membutuhkan waktu kurang dari 8 jam untuk pengisian menggunakan SPKLU dengan daya 7 kW.
”Sedangkan dengan SPKLU fast charging, dapat mengisi daya hingga penuh dalam 30 sampai 60 menit saja,” imbuh Bintara.
Dia menyebutkan jenis SPKLU fast charging biasanya memiliki daya antara 25 kW hingga 50 kW.
Sementara ultra fast charging bisa lebih sampai 50 kW.
”Di Kantor PLN UP3 Malang menggunakan daya 22 kW dan 60 kW,” terangnya.
Pihaknya juga telah menaikkan level kesiapannya dengan status siaga.
Terutama terhadap SPKLU seiring dengan semakin banyaknya pengguna kendaraan listrik.
Pemeriksaan fisik seperti kondisi charger, kabel supply, grounding, dan fondasi diakuinya telah layak pakai.
”Saat masa mudik nanti akan ada petugas yang melakukan pengecekan setiap saat terutama di SPKLU jalur mudik di tol,” terangnya.
Dia memprediksi kenaikan penggunaan SPKLU pada masa mudik Lebaran tahun ini akan mengalami peningkatan sampai 5 kali lipat. (dur/adn)
Editor : A. Nugroho