Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

111 Stan Kuliner di Madyopuro Manjakan Warga Malang selama Sepekan

Fathoni Prakarsa Nanda • Sabtu, 5 April 2025 | 22:59 WIB
Wali Kota Malang Wahyu Hidayat (kiri) mengunjungi stan penjual puding setelah membuka event Madyopuro Mangano: Budaya Wisata Kuliner Halal Cashless di Terminal Madyopuro. (DARMONO/ RADAR MALANG)
Wali Kota Malang Wahyu Hidayat (kiri) mengunjungi stan penjual puding setelah membuka event Madyopuro Mangano: Budaya Wisata Kuliner Halal Cashless di Terminal Madyopuro. (DARMONO/ RADAR MALANG)

MALANG KOTA – Sebanyak 111 stan kuliner memeriahkan event kuliner Madyopuro Mangano: Budaya Wisata Kuliner Halal Cashless di Terminal Madyopuro, Kelurahan Madyopuro, Kecamatan Kedungkandang.

Acara itu berlangsung mulai kemarin (4/4) sampai 10 April mendatang.

Event tersebut merupakan hasil kerja sama antara Pemkot Malang dengan berbagai pihak, seperti Bank Indonesia hingga Halal Center Bahrul Maghfiroh (HCBM).

Setiap stan menyuguhkan berbagai produk, seperti hidangan hingga kerajinan.

Wali Kota Malang Wahyu Hidayat yang membuka acara itu kemarin sempat meninjau seluruh stan bersama perwakilan organisasi perangkat daerah.

Dia sempat mencicipi rujak cingur serta memborong sate tuna dan puding.

Menurut Wahyu, event Madyopuro Mangano sengaja digelar di Terminal Madyopuro.

Selain memanfaatkan aset pemkot, pihaknya juga ingin mendorong pengembangan kawasan timur Kota Malang.

”Karena wajah atau pintu masuk Kota Malang sebenarnya tidak hanya di Singosari, tapi juga sekitar exit Tol Madyopuro,” ungkapnya.

Selain untuk pengembangan kawasan timur, Madyopuro Mangano juga dalam rangka menyambut HUT Ke 111 Kota Malang.

”Karena itu ada 111 stan kuliner yang tersedia. Seluruhnya buka mulai 4 April sampai 10 April,” imbuh Wahyu.

Pihaknya juga melakukan sosialisasi kuliner halal dengan menggandeng HCBM.

Juga sosialisasi pembayaran secara non-tunai atau cashless yang bekerja sama dengan Bank Indonesia.

Ke depan, Pemkot Malang akan mengevaluasi pelaksanaan Madyopuro Mangano.

Jika model pelaksanaannya sesuai, maka tidak menutup kemungkinan akan dipatenkan.

”Karena ini bagian dari realisasi visi misi saya untuk mengadakan 1.000 event sekaligus wujud dasa bakti saya yakni Ngalam Asyik,” pungkasnya. (mel/fat)

Editor : A. Nugroho
#Event #ekraf #wali kota #wahyu hidayat #Kota Malang #realisasi #kuliner #visi misi #Pemkot