MALANG KOTA – Keinginan masyarakat untuk menikmati layanan transportasi yang terintegrasi di Malang Raya sulit terwujud dalam waktu dekat.
Sebab sampai sekarang belum ada pembahasan mengenai rencana trayek Trans Jatim yang mengarah ke Malang.
Kabarnya, wacana itu bakal dibahas lagi pada 2026.
Baca Juga: Trans Jatim dan Suroboyo Bus Rawan Berebut Penumpang
Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang R Widjaja Saleh Putra menjelaskan, transportasi yang terintegrasi di Malang Raya artinya sudah dalam konteks Trans Jatim.
Agar bisa memiliki trayek tersebut, harus ada koordinasi antara Pemprov Jawa Timur bersama dishub dari tiga daerah di Malang Raya.
”Sebelumnya pernah dibahas, tapi sampai sekarang belum ada kelanjutannya,” ucap dia.
Dalam pembahasan terakhir, rencananya ada tiga koridor Trans Jatim di Malang Raya.
Baca Juga: Update Kasus Kecelakaan Maut di Kota Batu, Pemilik Bus Sakhindra Trans Masih Misteri
Jalur yang menghubungkan tiga daerah ada di wilayah timur.
Mulai Kota Batu, Karangploso, Exit Tol Madyopuro, Jalan Ki Ageng Gribig, hingga berakhir di Terminal Hamid Rusdi, Kota Malang.
Sementara di Kabupaten Malang berakhir di Terminal Talangagung.
Sampai sekarang skema itu juga belum final.
Dari kajian terakhir yang dilakukan Dishub Kota Malang, koridor dua akan menyambung dari Terminal Madyopuro ke Terminal Landungsari.
Untuk menuju terminal tersebut, rute yang dilewati melalui Jalan Borobudur dan Jalan SoekarnoHatta.
”Selain rute, untuk menghubungkan dengan Trans Jatim perlu ada feeder atau kendaraan seperti angkot,” jelas Jaya.
Namun sampai sekarang belum ada komunikasi lagi dengan Dishub Jawa Timur.
Selain itu juga belum dilakukan survei terbaru.
Baca Juga: Okupansi Bus Trans Semanggi Suroboyo Koridor 3L Stabil
Namun dari pihak Dishub Jawa Timur sendiri sudah memiliki rencana untuk menambah dua koridor baru.
Yakni koridor enam yang melayani Sidoarjo-Mojokerto dengan rute Porong, Kejapanan, Ngoro, Mojosari, dan Terminal Kertajaya Mojokerto.
Satu lagi koridor tujuh dengan trayek Sidoarjo-Surabaya.
Untuk rute yang dilalui trayek ini mulai Krembung, Krian, Legundi, Driyorejo, hingga Karangpilang. (mel/by)
Editor : A. Nugroho