Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Dewan Kota Malang Minta Pembangunan di Wilayah Timur

Bayu Mulya Putra • Kamis, 1 Mei 2025 | 17:26 WIB

Balai Kota Malang (Wikipedia)
Balai Kota Malang (Wikipedia)

Jadi Salah Satu Poin yang Dibahas dalam RPJMD 2025-2029

MALANG KOTA - Pemerataan pembangunan menjadi sorotan dalam pembahasan Rancangan Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Malang 2025-2029 di Hotel Grand Mercure, kemarin (30/4).

Pihak legislatif memandang, pengembangan kawasan sisi timur atau Kecamatan Kedungkandang perlu ditingkatkan.

Sebab, selama ini pembangunan masih terfokus di pusat kota.

Poin itu disampaikan Ketua DPRD Kota Malang Amithya Ratnanggani Siraduhitta.

Dia memberikan empat catatan dalam RPJMD Kota Malang 2025-2029.

Satu catatan yang terpenting adalah pemerataan pembangunan.

”Ada wilayah seperti Kedungkandang yang tertinggal,” ujarnya.

Perempuan yang akrab disapa Mia itu menerangkan, pembangunan tidak semata hanya untuk program infrastruktur.

Aspek lainnya seperti pengurangan angka kemiskinan dan upaya menekan stunting juga perlu ditingkatkan Pemkot Malang.

”Harus ada edukasi dan melibatkan masyarakat secara aktif. Perlu dihujani program-program agar pengembangan kawasan merata,” tandas Mia.

Politisi dari PDIP itu juga menyoroti beberapa aspek lain dalam RPJMD.

Di antaranya digitalisasi layanan publik yang belum optimal.

Kemudian perlunya peningkatan penggunaan Malang Satu Data.

Agar tercipta integrasi antar perangkat daerah.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Malang Dwi Rahayu menerangkan, RPJMD itu merupakan garis besar program pemkot.

Selanjutnya ada turunannya, yakni melalui Rencana Kerja Perangkat Daerah (RKPD).

”Pengembangan Kecamatan Kedungkandang tentu menjadi salah satu fokus kami. Nanti akan diimplementasikan melalui RKPD Pemkot Malang,” terang Dwi.

Poin-poinnya seperti peningkatan penanganan kemiskinan dan penurunan angka stunting.

”Kemudian juga pemecahan kemacetan, karena selama ini macet berpusat di tengah kota. Akan ada beberapa pembangunan infrastruktur agar kepadatan bisa terbagi,” imbuh Dwi.

Seperti diketahui, Pemkot Malang telah merencanakan peningkatan Kecamatan Kedungkandang dengan memaksimalkan lahan di dekat Islamic Center.

Rencananya, di sana akan digunakan untuk madrasah negeri terpadu, perkantoran beberapa instansi eksternal.

Saat ini, Islamic Center baru digunakan oleh Satpol PP dan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol).

Ke depan, rencananya ada kantor imigrasi, kantor Polsek, dan Kemenag.

Sementara itu, Wali Kota Malang Wahyu Hidayat menegaskan bahwa RPJMD akan mengakomodir visi-misi dan janji politiknya.

Di antaranya beasiswa pendidikan dan seragam gratis, 1.000 event budaya dan UMKM, bantuan Rp 50 juta untuk RT dan penyelesaian banjir.

”RPJMD juga akan sejalan dengan program pemerintah pusat maupun provinsi. Salah satu yang akan dicapai yakni Indonesia Emas tahun 2045,” tutur Wahyu. (adk/by)

Editor : A. Nugroho
#dprd kota malang #pemerataan pembangunan #Malang Timur #dewan kota malang