MALANG KOTA – Libur panjang Tahun Baru Islam yang bertepatan dengan gelaran Porprov Jatim IX membawa dampak pada lonjakan penumpang transportasi publik. Dua simpul transportasi, Stasiun Malang dan Terminal Arjosari mencatat peningkatan jumlah penumpang hingga tiga kali lipat dibanding hari biasa.
Data dari PT KAI Daop 8 Surabaya menyebutkan, total 32.801 orang tercatat bepergian menggunakan kereta selama periode 25–29 Juni. Puncaknya terjadi pada 26 Juni dengan 6.988 penumpang, terdiri atas 3.723 penumpang naik dan 3.715 penumpang turun.
”Untuk mengantisipasi lonjakan, kami menambah petugas layanan, membuka loket tambahan, serta mengoptimalkan kebersihan dan kenyamanan stasiun,” ujar Luqman Arif, Manajer Humas KAI Daop 8 Surabaya.
Tiga kereta favorit selama periode itu adalah Jayabaya (Malang–Pasar Senen via Surabaya), Malabar (Malang–Bandung), dan Matarmaja (Malang–Jakarta).
Sementara itu, Terminal Tipe A Arjosari mencatat peningkatan penumpang dari 1.908 orang per hari menjadi 4.553 orang per hari sejak 23 Juni. Tujuan terbanyak menuju Surabaya, Bojonegoro, Banyuwangi, Jakarta, dan Bali.
”Bus antarkota dalam provinsi (AKDP) sejak pagi langsung penuh. Bahkan bus langsung berangkat tanpa perlu menunggu,” terang Kepala Terminal Tipe A Arjosari Mega Perwira Donowati.
Mantan Kepala Terminal Tipe A Pandaan itu menyebut saat ini ada 406 bus datang dan 350 bus berangkat tiap hari. Peningkatan itu juga dipengaruhi aturan baru, di mana penumpang wajib naik dan turun di dalam area terminal. (mel/aff/adn)
Editor : A. Nugroho