MALANG KOTA – Pemkot Malang belum mendapat kejelasan mengenai jadwal pengerjaan rehabilitasi drainase di Jalan Soekarno-Hatta (Soehat). Mereka masih menunggu kepastian dari Dinas Pekerjaan Umum Sumber Daya Air (PU SDA) Provinsi Jawa Timur.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan, dan Kawasan Permukiman (DPUPRPKP) Kota Malang R. Dandung Djulharjanto mengatakan, proyek itu memang sepenuhnya dilaksanakan Dinas PU SDA Provinsi Jatim. Pihaknya sebatas memastikan kondisi fasilitas yang berpotensi terdampak.
”Misalnya memastikan posisi tiang listrik, pohon, dan reklame agar tidak mengganggu pengerjaan,” katanya.
Dandung melanjutkan, pengerjaan drainase Suhat akan dimulai dari sisi selatan atau depan kampus Polinema. Agar tidak mengganggu lalu lintas, pengerjaan dilakukan per segmen.
”Dikerjakan setiap beberapa puluh meter sampai selesai sepanjang 1,3 kilometer,” jelas pejabat eselon II B Pemkot Malang tersebut.
Pengerjaan akan tetap dilakukan pada pagi hari. Karena itu diperlukan rekayasa lalu lintas di sekitar proyek. Misalnya dengan menutup separo ruas jalan yang berdekatan dengan pengerjaan proyek.
”Kita lihat kondisi di lapangan sambil berkoordinasi bersama dinas perhubungan,” terang Dandung.
Di bagian lain, anggota Komisi C DPRD Kota Malang Arief Wahyudi berharap pengerjaan drainase Soehat bisa segera terlaksana. Apalagi dalam hearing dengan perangkat daerah terkait beberapa waktu lalu disampaikan bahwa rencana pengerjaan drainase Soehat tidak terdapat kendala.
”Waktu hearing sempat kami perdalam dan tidak ada kendala, sehingga pelaksanaannya kemungkinan tinggal menunggu hari saja,” sebut Arief.
Secara kelengkapan, legislator fraksi PKB itu juga menyebut sudah siap. Sebagai contoh, dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Malang siap melakukan penebangan pohon di sekitar Jalan Soehat. Penebangan pohon akan dilakukan bersama rekanan agar lebih cepat. Pembongkaran utilitas di atas drainase juga sudah siap dilakukan. (mel/fat)
Editor : A. Nugroho