Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Prestasi Tidak Diakui, Atlet Anggar Kota Malang Tetap Diganjar Bonus

Aditya Novrian • Selasa, 11 November 2025 | 17:39 WIB
APRESIASI: Wali Kota Malang Wahyu Hidayat memberikan uang pembinaan kepada atlet anggar di halaman Balai Kota Malang kemarin.
APRESIASI: Wali Kota Malang Wahyu Hidayat memberikan uang pembinaan kepada atlet anggar di halaman Balai Kota Malang kemarin.

MALANG KOTA – Polemik dualisme kepengurusan cabang olahraga (cabor) anggar di Jawa Timur tak menghalangi Pemkot Malang untuk tetap memberi penghargaan kepada para atletnya. Meski medali mereka di ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jatim 2025 tidak diakui KONI Jatim, para atlet dan pelatih anggar Kota Malang tetap diganjar bonus.

Pemkot telah memberikan uang pembinaan sebesar Rp 75 juta. Penghargaan itu diserahkan langsung oleh Wali Kota Malang Wahyu Hidayat kemarin.

Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Kota Malang Baihaqi menjelaskan, langkah tersebut diambil lantaran hasil perjuangan atlet anggar tidak semestinya terabaikan hanya karena urusan administratif.

”Kami tahu mereka sudah berjuang dan menghasilkan prestasi. Karena medali belum diakui, kami beri apresiasi khusus,” ujar pejabat eselon II B Pemkot Malang itu.

Dari catatan Disporapar, tim anggar Kota Malang seharusnya membawa pulang delapan medali. Yakni tiga emas, tiga perak, dan dua perunggu. Namun, seluruh raihan itu belum diresmikan oleh KONI Jatim akibat konflik kepengurusan di tingkat provinsi.

Baihaqi menyebut, keputusan akhir tetap bergantung pada KONI Jatim. ”Kami tidak bisa ikut campur. Tapi setidaknya, penghargaan ini jadi bentuk kepedulian daerah terhadap atlet yang sudah berjuang,” tutur mantan Sekretaris Inspektorat Kota Malang itu.

Di sisi lain, sejumlah pelatih anggar berharap polemik tersebut segera tuntas agar nama Kota Malang tetap tercatat resmi di klasemen akhir Porprov. ”Kami hanya ingin hasil kerja keras atlet diakui. Mereka sudah latihan bertahun-tahun,” kata salah satu pelatih yang enggan disebutkan namanya. (adk/adn)

Editor : A. Nugroho
#porprov #cabor #Disporapar #malang