Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

57 Kelurahan Terima 56 Bibit Pohon dari DLH Kota Malang

Aditya Novrian • Rabu, 26 November 2025 | 18:02 WIB
PENGHIJAUAN: Petugas DLH Kota Malang menurunkan bibit pohon dari pikap di Balai Kota Malang pekan lalu.
PENGHIJAUAN: Petugas DLH Kota Malang menurunkan bibit pohon dari pikap di Balai Kota Malang pekan lalu.

MALANG KOTA – Pemkot Malang kembali mendorong gerakan penghijauan di seluruh wilayah. Sebanyak 57 kelurahan menerima distribusi 56 bibit pohon dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Malang sebagai bagian dari upaya memperluas Ruang Terbuka Hijau (RTH) dan memperbaiki kualitas iklim kota.

Pelaksana Harian (Plh) DLH Kota Malang Gamaliel Raymond Matondang menyebut, total ada 3.192 bibit yang dibagikan. Jenisnya beragam, mulai buni, juwed, kelengkeng, mangga, belimbing, menteng, genitri, matoa, hingga sukun dan durian. Selain itu, juga ada bibit tanjung, jacaranda, dan bungur. ”Setiap kelurahan mendapatkan 56 bibit,” kata Raymond.

Menurutnya, pemilihan jenis tanaman disesuaikan dengan kondisi lingkungan masing-masing kelurahan. Meski sebagian besar yang didistribusikan adalah pohon buah, DLH tetap membuka peluang usulan pohon pelindung jika dibutuhkan wilayah tertentu.

Raymond menegaskan, keberlanjutan program jauh lebih penting dibanding sebatas penanaman. Bibit yang sudah disalurkan diharapkan dirawat oleh masyarakat dan perangkat kelurahan agar manfaat ekologisnya dapat dirasakan dalam jangka panjang. ”Karena ini sangat bermanfaat untuk lingkungan dan masyarakatnya,” ujarnya.

DLH juga menyiapkan pemetaan lokasi penanaman baru, mengingat stok bibit masih mencukupi. Salah satu kawasan yang dipertimbangkan adalah area sekitar Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Supit Urang, yang memiliki lahan luas dan dinilai potensial untuk penghijauan tambahan.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Malang Erik Setyo Santoso menekankan pentingnya komitmen perawatan setelah proses penanaman dilakukan. Menurutnya, manfaatnya akan jauh lebih terasa apabila setiap bibit dirawat secara konsisten. ”Kalau benar-benar dijaga dan dirawat, akan sangat memberikan manfaat bagi Kota Malang. Baik dari sisi kualitas udara maupun strategi pengurangan genangan,” tegas Erik. (adk/adn)

Editor : Aditya Novrian
#Iklim #Kota Malang #Pemkot #ruang terbuka hijau (RTH) #Dinas Lingkungan Hidup (DLH)