Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Bulan Depan Bangun Jembatan Sonokembang Kota Malang

Aditya Novrian • Kamis, 29 Januari 2026 | 10:44 WIB
SEGERA DIBANGUN: Jembatan bailey terpasang di lokasi Jembatan Sonokembang untuk menjaga kelancaran arus lalu lintas setelah jembatan lama ambrol kemarin.
SEGERA DIBANGUN: Jembatan bailey terpasang di lokasi Jembatan Sonokembang untuk menjaga kelancaran arus lalu lintas setelah jembatan lama ambrol kemarin.

MALANG KOTA – Pembangunan ulang Jembatan Sonokembang dipastikan segera dimulai. Proyek tersebut ditargetkan mulai dikerjakan paling lambat awal Februari dengan estimasi waktu pengerjaan sekitar lima bulan. Total anggaran yang disiapkan untuk pembangunan jembatan itu mencapai Rp 5 miliar.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan, dan Kawasan Permukiman (DPUPRPKP) Kota Malang Dandung Djulhardhanto mengatakan, saat ini proyek masih berada pada tahap proses lelang. Jika seluruh tahapan berjalan lancar tanpa kendala, pengerjaan fisik dapat dimulai pada bulan depan.

”Sekarang masih proses lelang. Anggarannya sesuai yang ditetapkan kemarin, Rp 5 miliar,” ujar Dandung kepada Jawa Pos Radar Malang kemarin.

Jembatan Sonokembang yang baru dirancang dengan konstruksi yang lebih kuat dan berumur panjang dibandingkan bangunan sebelumnya yang ambrol. Material utama yang digunakan adalah beton pracetak (precast), yang dinilai memiliki mutu lebih terkontrol serta daya tahan struktur yang lebih stabil.

Menurut Dandung, pemilihan material tersebut menjadi salah satu faktor yang memengaruhi besaran anggaran pembangunan. ”Karena bahannya lebih bagus, sehingga anggarannya menyesuaikan,” jelasnya.

Selain perubahan material, desain jembatan juga mengalami penyesuaian signifikan. Lebar jembatan akan diperluas menjadi 9 meter, dari sebelumnya sekitar 5,5 meter. Sementara panjang jembatan dirancang mencapai 17 meter.

Pelebaran tersebut diharapkan dapat meningkatkan kapasitas lalu lintas di kawasan itu, sekaligus memberi ruang yang lebih aman dan nyaman bagi pengguna jalan. Tidak hanya itu, posisi jembatan baru juga dibuat lebih tinggi sekitar satu meter dibandingkan struktur lama.

”Penyesuaian ketinggian ini mengikuti kondisi jalan dan lingkungan sekitar. Dari sisi utara, jalannya akan dibuat lebih landai supaya lebih aman dilalui. Aliran air juga bisa lebih lancar dan tidak mudah tersumbat sampah,” terang Dandung. (adk/adn)

Editor : Aditya Novrian
#DPUPRPKP #malang #jembatan #precast