Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Terdampak Gempa Pacitan, Empat Kereta Api Menuju Malang Terhenti Sementara dan Sempat Terlambat

Aditya Novrian • Jumat, 6 Februari 2026 | 16:17 WIB

Sejumlah penumpang menunggu di peron Stasiun Malang. (Humas KAI Daop 8 Surabaya)
Sejumlah penumpang menunggu di peron Stasiun Malang. (Humas KAI Daop 8 Surabaya)

MALANG KOTA – Perjalanan kereta api menuju Stasiun Malang terganggu akibat gempa yang terjadi pukul 01.08 WIB, Jumat (6/2). Sebanyak empat kereta sempat berhenti sementara dan mengalami keterlambatan.

Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Mahendro Trang Bawono, menjelaskan, kereta dengan keterlambatan tertinggi adalah Kereta Api 241F (Ijen Ekspres) relasi Bangil–Malang, yang terlambat hingga 69 menit.

Baca Juga: Gempa Pacitan Magnitudo 6,5 Terasa di Malang, Warga Terbangun dan Panik Keluar Rumah

Sementara Kereta Api 2631 (Ijen Ekspres) relasi Ketapang–Malang terlambat 66 menit. Dua kereta lain, yakni Kereta Api 2527 (Limasdan Cargo) dan Kereta Api 270 (Matarmaja) relasi Pasar Senen–Malang, masing-masing terlambat 42 menit dan 30 menit.

“Penghentian sementara perjalanan kereta api dilakukan demi perlindungan dan pengamanan, guna memastikan keselamatan seluruh pelanggan,” tegas Mahendro kepada Jawa Pos Radar Malang.

Baca Juga: Gempa Magnitudo 6,5 Kembali Guncang Pacitan Jumat Dini Hari, Getaran Terasa sampai Malang

KAI Daop 8 Surabaya segera menerapkan prosedur Berhenti Luar Biasa (BLB) dan melakukan pemeriksaan menyeluruh pada prasarana perkeretaapian, termasuk rel, jembatan, dan fasilitas pendukung lainnya. Setelah pemeriksaan selesai, keempat kereta dapat melanjutkan perjalanan secara normal.

Mahendro juga menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dialami penumpang dan menegaskan komitmen KAI untuk terus memantau sarana perkeretaapian serta menempatkan keselamatan sebagai prioritas utama. (mel)

Editor : Aditya Novrian
#Gempa #KAI