MALANG KOTA - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Malang terus melakukan pendataan warga Kota Malang yang mengidap penyakit mematikan tersebut.
Kepala Dinkes Kota Malang dr Husnul Muarif mengatakan, ada 3 jenis kanker yang menjadi atensi pemerintah. Yakni kanker leher rahim (serviks), kanker payudara, dan kanker di usus besar atau kolorektal. "Dari jenis-jenis kanker yang terdata oleh kami, jarang ditemui pada anak. Jumlahnya cenderung sedikit," sebut Husnul.
Dia menyebut, dalam tiga tahun terakhir, pihaknya menemukan tujuh kasus kanker yang diderita anak-anak. Tiga kasus ditemukan pada 2023 lalu, kemudian empat kasus teridentifikasi pada 2024.
Dari tiga kasus kanker payudara yang ditemukan pada 2023, Husnul menyebut, anak usia 10-14 tahun dan dua anak berusia 15-19 tahun. Selebihnya, kasus kanker ditemukan pada pasien dewasa. "Penyebabnya bermacam-macam. Bisa dari faktor genetik atau faktor lingkungan," terang Husnul.
Menurut Husnul, kedua faktor yang ada saling berkaitan, terutama faktor lingkungan. Ada beberapa faktor dari lingkungan yang bisa memicu kanker seperti pola hidup anak-anak sekarang yang gemar mengonsumsi makanan siap saji, sering begadang, dan tidak bisa mengelola stress.
Kendati demikian, pihaknya berupaya melakukan upaya pencegahan. Misalnya lewat edukasi bersama puskesmas. Biasanya dilakukan setiap ada kunjungan untuk cek kesehatan ke sekolah. "Kalau untuk penanganan, kami mengarahkan ke fasilitas kesehatan tingkat lanjut," sambung pejabat eselon II B Pemkot Malang tersebut.(mel/dan)
Disunting kembali oleh: Satya Eka Pangestu
Editor : Aditya Novrian