Founder Hanania Kidz Clinic, Zakiyah Rahmani, M.Psi., Psikolog, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut diselenggarakan untuk menyemarakkan Ramadhan sekaligus menanamkan kecintaan terhadap bulan suci sejak usia dini.
“Melalui kegiatan ini, adik-adik diajak mengenal dan merasakan makna Ramadhan sejak kecil, sehingga diharapkan tumbuh rasa cinta dan kedekatan terhadap bulan suci tersebut,” ujarnya.
Baca Juga: Sharing Knowledge Perkuat Layanan Terintegrasi di Hanania Kidz Clinic
Selama kegiatan berlangsung, para peserta mengikuti berbagai aktivitas bermain dan belajar melalui kelas-kelas pilihan yang disesuaikan dengan usia serta minat anak. Terdapat tiga kelas yang dapat dipilih, yakni Kelas Siap Sekolah, Imagiko, serta Bonding & Stimulation Class.
Selain itu, anak-anak juga mengikuti sesi berkisah tentang Ramadhan bersama Ustadzah Naning. Kegiatan kemudian ditutup dengan puncak acara berupa persiapan takjil oleh para peserta yang dilanjutkan dengan kegiatan berbagi takjil di jalan.
Peserta kegiatan dibagi dalam tiga kelompok usia, yaitu Kelas Siap Sekolah untuk anak usia 3–6 tahun, Imagiko untuk usia 4–7 tahun, serta Bonding & Stimulation Class untuk anak usia 18 bulan hingga 3 tahun.
Baca Juga: Hanania Kidz Clinic Gelar Pameran Karya Seni, Rayakan Proses Kreatif Anak
Zakiyah menambahkan, kegiatan ini dirancang tidak sekadar menghadirkan aktivitas bermain, tetapi juga menggunakan pendekatan yang sesuai dengan prinsip perkembangan anak. Dengan demikian, anak-anak dapat belajar sekaligus merasakan pengalaman positif selama Ramadhan.
“Kami merasa penting mengenalkan dan merayakan momen Ramadhan sejak anak berusia dini agar tumbuh rasa cinta dan rindu terhadap bulan suci ini,” jelasnya.
Pihak penyelenggara juga berharap orang tua turut berperan aktif dalam mendampingi anak setelah mengikuti kegiatan tersebut. Menurut Zakiyah, keterlibatan orang tua sangat penting agar stimulasi yang diperoleh anak selama kegiatan dapat dilanjutkan di rumah.
“Harapan kami Ayah Bunda memiliki semangat dan komitmen yang sama untuk mengajak putra-putrinya mencintai bulan Ramadhan. Dengan pendampingan orang tua, nilai-nilai yang dikenalkan dalam kegiatan ini dapat semakin tertanam dalam kehidupan sehari-hari anak,” pungkasnya.
Editor : A. NugrohoSumber : Radar Malang