Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Tiga Jembatan di Kota Malang Masuk Daftar Rehabilitasi

Nabila Amelia • Jumat, 3 April 2026 | 13:58 WIB
MASUK RENCANA: Struktur bagian bawah Jembatan Brawijaya
bakal diperbaiki Pemkot Malang pada tahun ini.
MASUK RENCANA: Struktur bagian bawah Jembatan Brawijaya bakal diperbaiki Pemkot Malang pada tahun ini.

MALANG KOTA, RADAR MALANG - Selain jalan dan drainase, beberapa jembatan di Kota Malang juga mendapat perhatian khusus. Tahun ini, ada tiga jembatan yang masuk dalam daftar rehabilitasi. Kepala Bidang (Kabid) Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan, dan Kawasan Permukiman (DPUPRPKP) Kota Malang Kristiyan Bagus Muryanto mengatakan, rehabilitasi yang rampung dilakukan di sebuah jembatan di Kelurahan Purwodadi, Kecamatan Blimbing.

Pengerjaannya dilakukan pada bulan Maret lalu. Panjang jembatan yang diperbaiki hampir lima meter. Jembatan yang diperbaiki menghubungkan permukiman satu dengan permukiman di seberang, karena di bawahnya mengalir aliran sungai. ”Sebelumnya, itu berbentuk jembatan gantung kemudian kami perbaiki menjadi jembatan beton,” kata Bagus. 

Di samping jembatan di Kelurahan Purwodadi, ada juga Jembatan Sonokembang. Jembatan tersebut mulai dikerjakan sejak Januari lalu. Perkembangan pengerjaannya sekarang mendekati 10 persen.

Baca Juga: Tuntas Jembatan Garuda Desa Ternyang-Mangunrejo, Mulai Garap Armco

Menurut kontrak, Jembatan Sonokembang dijadwalkan rampung pada 15 Juli mendatang. Kendati demikian, pihaknya berupaya agar pengerjaan dikebut. Sehingga bisa rampung lebih cepat atau sekitar Juni nanti. 

Satu lagi yang mendapat perhatian yakni Jembatan Brawijaya, yang berada di tengah-tengah Pasar Splendid. Jembatan tersebut harus diperkuat di bagian abutment atau struktur di bawah jembatan yang terletak di kedua ujungnya. 

Fungsinya untuk menopang bangunan di atas. ”Karena sering terkena air, bagian abutment di sisi kanan maupun kiri harus diperkuat. Penguatannya harus menggunakan beton,” sebut Bagus. Pihaknya baru akan melakukan penyusunan Detail Engineering Design (DED) untuk proyek itu. 

Baca Juga: Proyek Jembatan Sonokembang Ditarget Rampung Agustus

Karena itu, kebutuhan anggarannya belum diketahui. Namun, Bagus memperkirakan antara Rp 600 juta sampai Rp 800 juta. ”Jika dikerjakan, nanti prosesnya sekitar empat bulan. Dan, tidak sampai menutup jembatan,” sambung pejabat eselon III B Pemkot Malang tersebut.

Bagus menambahkan, sebenarnya masih ada satu lagi jembatan yang membutuhkan rehabilitasi. Yakni Jembatan Majapahit. Jembatan tersebut sebenarnya pernah digarap pada 2023. 

Namun karena kontraktor tidak mampu menyelesaikan pengerjaan sesuai target, pemkot melakukan pemutusan kontrak sekaligus memberi sanksi denda. 

Jembatan harus diselesaikan karena pengerjaannya single years, bukan multi-years dengan nilai Rp 4,17 miliar. ”Pengerjaan untuk Jembatan Majapahit tidak tahun ini,” ucap Bagus. Sebab, menurut dia tidak ada anggaran yang bisa dialokasikan. (mel/by)

Editor : A. Nugroho
#Kabid #DPUPRPKP #DED #malang