Dishub Kota Malang Prediksi Kondisi Lalu Lintas Lebih Landai pada Akhir Pekan Ini

Nabila Amelia • Dipublikasikan Kamis, 28 Mei 2026 | 16:06 WIB
TERUS DIPANTAU: Personel Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang memantau pergerakan lalu lintas pada momentum Idul Adha, kemarin (27/5). (Nabila Amelia/Radar Malang)
TERUS DIPANTAU: Personel Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang memantau pergerakan lalu lintas pada momentum Idul Adha, kemarin (27/5). (Nabila Amelia/Radar Malang)

MALANG KOTA, RADAR MALANG - Kondisi lalu lintas (lalin) selama libur Hari Raya Idul Adha pada 27 sampai 28 Mei diprediksi bakal landai. Terutama di dalam kota. Kepadatan kemungkinan hanya terjadi saat arus mudik maupun arus balik. 

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang R Widjaja Saleh Putra mengatakan, ada berbagai faktor yang membuat kondisi lalin diprediksi lebih landai. ”Yang pertama karena perantauan seperti dari Madura memiliki tradisi pulang kampung,” kata dia.

Dengan banyaknya para perantau yang kembali ke kota asal, kondisi lalin dalam kota cenderung lebih sepi. Hanya Selasa sore (26/5) ada kepadatan lalu lintas di jalur-jalur yang mengarah ke luar Kota Malang. Seperti di Jalan Ahmad Yani, Jalan Satsui Tubun (kacuk), dan Exit Tol Madyopuro.

Dari pantauan para personel di lapangan, lalu lintas pada Rabu pagi sampai sore (27/5) lebih lenggang. ”Selain karena banyak yang pulang kampung, untuk warga Kota Malang asli banyak yang mengikuti aktivitas pemotongan hewan di kampungnya masing-masing,” imbuh pejabat eselon II B Pemkot Malang tersebut.

Kendati demikian, dishub bersama Satlantas Polres Malang tetap mengantisipasi kawasan-kawasan yang berpotensi macet. Antara lain di Jalan Ahmad Yani, Kajoetangan Heritage atau Jalan Basuki Rahmat, Jalan Soekarno-Hatta (Suhat), Jalan Ranugrati, Exit Tol Madyopuro, Simpang Ciliwung, Jalan Dinoyo, Jalan Borobudur, hingga Jalan Satsui Tubun (Kacuk).

"”Kemudian, kami juga mewaspadai lokasi-lokasi untuk Salat Id. Yang mengajukan ke kami dari Masjid Jami di Jalan Merdeka, masjid di Jalan MT Haryono, dan Masjid Al-Ikhlas di Jalan Raya Langsep,” terang Jaya. Di beberapa kawasan rawan macet, dishub menerjunkan personel.

Jaya menyebut, personel yang bertugas dibagi dalam tiga shift. ”Satu shift ada sekitar 13 personel. Jika tampak kepadatan dari Air Traffic Control System (ATCS), maka para personel akan menuju ke lokasi untuk membantu mengurai kemacetan,” tegasnya.

Jaya menambahkan, pihaknya juga mewaspadai kondisi lalu lintas pada Kamis malam (28/5). Sebab pada momen itu kemungkinan para perantau kembali ke Kota Malang. (mel/by)

Editor : Bayu Mulya Putra
lalu lintas Dishub Kota Malang Kota Malang