MALANG KOTA-RADAR MALANG-Sektor pariwisata di bulan Mei mengalami peningkatan. Sebab banyak waktu libur yang terjadi selama waktu itu. Mulai Hari Buruh Internasional, Hari Raya Idul Adha, hingga Peringatan Paskah dan Hari Raya Waisak.
Jumlah kunjungan wisatawan pada bulan Mei terpantau naik. Total ada 1,8 juta kunjungan dalam satu bulan. 931 ribu dari wisatawan asal Kota Malang dan 908 ribu dari wisatawan dengan tujuan Kota Malang.
Secara month to month (mtm) dibanding bulan April, wisatawan asal Kota Malang naik 18,41 persen. Begitu juga dengan wisatawan tujuan Kota Malang naik 6,65 persen. ”Namun ketika dibanding dengan Mei tahun lalu, wisatawan tujuan Kota Malang turun 3,32 persen,” ujar Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Malang Umar Sjaifuddin.
Meningkatnya kunjungan wisatawan itu berdampak pada tingkat penghunian hotel yang ikut melonjak. Secara mtm rata-rata TPK hotel mencapai 43,48 persen. Angka itu naik sebanyak 2,79 poin dibanding bulan April.
Paling banyak peningkatan di hotel bintang lima. Secara mtm ada kenaikan 4,22 poin. Sementara hotel non bintang ikut naik sebesar 1,44 poin.
Rata-rata lama menginap tamu ada di angka 1,32 hari. Dengan perincian jenis tamu hotel bintang 95,41 persen dari wisatawan Nusantara dan 4,59 persen dari pengunjung asing. ”Hampir sama, hotel non bintang wisatawan Nusantara sampai 99,24 persen dan wisatawan asingnya 0,76 persen,” lanjut Umar.
Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Malang Agoes Basoeki menuturkan, sejak awal Mei memang ada peningkatan okupansi hotel. Dari target bulanan 80 persen. Hampir rata-rata semua hotel mencapai target.
”Disambung libur sekolah pada bulan Juni nanti, jadi kami optimistis makin meningkat,” ujar Agoes. Mayoritas tamu yang menginap mengambil dua hari untuk beristirahat dan berwisata. Dengan segmen liburan keluarga yang paling banyak mendominasi. (aff/gp)
Editor : Galih R Prasetyo