MALANG KOTA, RADAR MALANG – Persiapan program angkutan pelajar terus dikebut. Proses angkutan pelajar untuk beroperasi sudah masuk tahap akhir saat ini. Tinggal membahas beberapa hal sebelum akhirnya mengaspal di Jalanan Kota Malang.
Tahapan saat ini adalah audit koperasi angkot. Rencananya, program angkutan pelajar akan dilaksanakan setelah proses audit itu rampung. Untuk diketahui, koperasi angkot bakal menjadi operator angkutan pelajar.
Baca Juga: Sudah Ditetapkan 15 Rute Angkutan Pelajar, Empat Sekolah di Malang Ini Tak Kebagian
Mereka menjadi organisasi yang melakukan pembayaran subsidi. Sekaligus melakukan pemantauan angkot. Khususnya selama program angkutan pelajar bergulir.
Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang Widjaja Saleh Putra menyampaikan, operator angkutan pelajar harus benar-benar dipastikan memenuhi syarat. Terutama tentang legalitas organisasi hingga memiliki sistem audit internal sendiri.
Jaya menuturkan, nanti ada empat koperasi yang diusulkan menjadi operator. Namun akhirnya, akan dipilih koperasi yang paling siap. Salah satu pertimbangannya memenuhi syarat mengelola angkutan pelajar.
Baca Juga: Angkutan Pelajar Diminta Segera Beroperasi, Komisi C Yakin Bisa Redam Gejolak
Menurutnya, saat prosesnya tak berjalan baik akan berdampak ke operasional angkutan pelajar. ”Selama ini angkot sudah punya koperasi. Dari empat koperasi yang ada, kemungkinan satu memenuhi syarat,” ujarnya.
Audit koperasi ini dilakukan oleh konsultan, sehingga belum dipastikan seluruh proses akan selesai. Saat hasil audit dikeluarkan, pihaknya akan melakukan percepatan pelaksanaan program angkutan pelajar. ”Karena melibatkan konsultan, jadi tergantung dari mereka prosesnya selesai kapan,” tandas Jaya.
Namun sesuai perkiraan sebelumnya, angkutan pelajar diupayakan berjalan bulan ini. Persiapan diklaim Pemkot Malang tinggal 5 persen. Sehingga kemungkinan dalam waktu dekat bisa segera beroperasi. (adk/gp)
Editor : A. NugrohoSumber : Radar Malang