Pemkot Malang Kucurkan Rp7,9 Miliar Dana untuk Bantuan Politik

Nabila Amelia • Dipublikasikan Sabtu, 19 September 2026 | 12:05 WIB
Wali Kota Malang Wahyu hidayat (kiri) menyaksikan penandatanganan penyaluran dana bantuan politik di Balai Kota Malang.
Wali Kota Malang Wahyu hidayat (kiri) menyaksikan penandatanganan penyaluran dana bantuan politik di Balai Kota Malang.

MALANG KOTA- Dana bantuan politik (Banpol) kembali dikucurkan Pemkot Malang ke tujuh parpol yang mendapat kursi di lembaga legislatif. Tahun ini nominalnya hampir sama dengan tahun lalu. Jumlahnya, sekitar Rp 7,9 miliar.

Partai Politik (Parpol) yang men dapat dana Banpol di antaranya, PDI Perjuangan, Gerindra, PKB, PKS, Golkar, Demokrat, dan NasDem. Setiap parpol menerima dana Banpol dengan nominal yang berbeda-beda.

”Jadi pembagiannya berdasar perolehan suara. Satu suara sebesar Rp 15 ribu,” kata Wali Kota Malang Wahyu Hidayat, kemarin (18/9). Menurutnya, jumlah tersebut sudah sesuai ketentuan.

Baca Juga: Pemkot Malang Masih Wait and See Tambah Armada Angkot Pelajar

Setelah menerima dana Banpol, tiap parpol biasanya akan menggelar kegiatan. Salah satu yang sering dilakukan adalah pendidikan politik. ”Tujuannya untuk memberikan pemahaman dan pendidikan politik di (kepada masyarakat) Kota Malang,” sambungnya.

Itu menyusul, pendidikan politik tidak hanya menjadi tanggung jawab Pemkot Malang saja. Namun juga parpol, KPU, dan Bawaslu mempunyai tugas tersebut. Berangkat dari hal tersebut, diharapkan pemaha man politik di kalangan masyarakat semakin tumbuh dengan positif.

Baca Juga: Beragam Respons Parpol Terkait Usulan Yusril Soal Ambang Batas Parlemen

Ketua DPC Gerindra Kota Malang Moreno Suprapto menyampaikan, tahun ini pihak nya mendapat dana Banpol senilai Rp 999,48 juta. Menurutnya, dana yang diberikan tersebut harus dipertanggungjawabkan. Salah satunya untuk pendidikan politik.

”Kami dari Gerindra akan mempertanggungjawabkan dalam bentuk kegiatan politik,” tegas Moreno. Dirinya pun berpesan kepada para kader untuk turut mengajak masyarakat berpartisipasi dalam politik. Sebab tanpa dukungan masyarakat, partai tidak akan berjalan.

 

 

Editor : Aditya Novrian
partai politik Wali Kota Malang Pemkot Malang dana bantuan parpol