Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Susul Kota Batu dan Kota Malang, Polisi Pastikan Isu Begal di Wilayah Kabupaten Malang Bermodus Pocong Hoaks

Biyan Mudzaky Hanindito • Selasa, 26 Mei 2026 | 22:07 WIB
Personel Polsek Pakis melakukan patroli malam. (Humas Polres Malang)
Personel Polsek Pakis melakukan patroli malam. (Humas Polres Malang)

KEPANJEN, RADAR MALANG – Polres Malang memastikan kabar tentang begal bermodus pocong yang disebut beraksi di Kabupaten Malang merupakan informasi bohong atau hoaks. Polisi menyebut hingga kini belum ada laporan resmi maupun temuan fakta terkait isu yang ramai beredar di media sosial tersebut.

Kabar mengenai “pocong begal” sebelumnya viral setelah tersebar tangkapan layar status WhatsApp dan video di sejumlah akun media sosial. Narasi yang beredar menyebut sosok berpakaian pocong melakukan aksi pencurian di wilayah Malang.

Polisi Tegaskan Belum Ada Laporan Pocong Begal

Kasihumas Polres Malang AKP Bambang Subinajar, menegaskan informasi tersebut belum terbukti kebenarannya.

Menurut dia, polisi sampai saat ini belum menerima laporan masyarakat terkait kejadian sebagaimana yang viral di media sosial.

Baca Juga: Polisi Pastikan "Pocong Begal" di Kota Batu Cuma Hoaks Medsos

“Kami mengimbau masyarakat untuk tidak mudah terpancing informasi yang belum jelas sumber dan kebenarannya. Sampai saat ini belum ada laporan resmi terkait kejadian sebagaimana yang beredar di media sosial,” ujar Bambang.

Hoaks Dinilai Bisa Picu Kepanikan Masyarakat

Polres Malang menilai penyebaran informasi yang belum terverifikasi dapat memicu keresahan hingga kepanikan di tengah masyarakat.

Selain itu, isu hoaks semacam itu juga dikhawatirkan memunculkan tindakan main hakim sendiri.

Baca Juga: Isu Pocong Begal di Malang Dipastikan Hoaks, Polisi Minta Warga Hidupkan Lagi Poskamling

“Apabila masyarakat menemukan aktivitas mencurigakan atau potensi gangguan kamtibmas, segera laporkan. Jangan sampai informasi yang belum tentu benar justru menimbulkan keresahan atau tindakan yang melanggar hukum,” imbuh Bambang.

Polisi meminta masyarakat lebih bijak dalam menerima maupun menyebarkan informasi di media sosial.

Patroli Polisi Ditingkatkan Jelang Idul Adha

Meski isu pocong begal dipastikan hoaks, Polres Malang tetap meningkatkan kewaspadaan dengan mengintensifkan patroli dan kring serse di sejumlah titik rawan kriminalitas.

Pengamanan diperketat menjelang Hari Raya Idul Adha, terutama di kawasan permukiman dan rumah kosong yang ditinggal pemiliknya.

Baca Juga: Bikin Resah Warga Cipondoh, Teror Pocong Viral Ternyata Hoaks

“Patroli dilakukan secara rutin oleh personel gabungan dengan pola mobile dan sambang dialogis kepada warga serta petugas keamanan lingkungan,” jelas Bambang.

Selain kawasan permukiman, polisi juga menyasar pusat perbelanjaan, jalur protokol, tempat ibadah, hingga objek vital yang diperkirakan mengalami peningkatan aktivitas masyarakat menjelang hari raya.

Polisi Imbau Warga Tingkatkan Kewaspadaan

Polres Malang juga mengingatkan pentingnya peran masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan.

Warga diminta memastikan rumah dalam kondisi aman sebelum bepergian, termasuk mengunci pintu dan jendela serta menitipkan pengawasan kepada tetangga maupun petugas keamanan setempat.

Editor : Aditya Novrian
#hoaks pocong begal #pocong begal Malang #patroli polisi Malang #begal modus pocong #Polres Malang