Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Ibu Asal Karawang Laporkan Dugaan Rudapaksa terhadap Putrinya ke Polresta Malang Kota

Nabila Amelia • Jumat, 29 Mei 2026 | 14:09 WIB

 

BAWA KE RANAH HUKUM: ER melaporkan lelaki yang melakukan dugaan rudapaksa terhadap putrinya yang berinisial SAP di Polresta Malang Kota, kemarin
BAWA KE RANAH HUKUM: ER melaporkan lelaki yang melakukan dugaan rudapaksa terhadap putrinya yang berinisial SAP di Polresta Malang Kota, kemarin

 MALANG KOTA-RADAR MALANG – Seorang ibu berinisial ER mendatangi Polresta Malang Kota pada Kamis siang (28/5). Dia datang jauh-jauh dari Karawang untuk melaporkan dugaan tindakan keji yang menimpa anaknya SAP, 18. Buah hatinya itu diduga dirudapksa oleh teman SAP yang berinisial F.

 ER bercerita kejadian itu terjadi pada 23 Mei lalu. Bermula saat SAP sedang bersama pria yang berinisial M dan F. Ketiganya sedang berada di rumah SAP untuk memotret baju-baju yang hendak dijual.

 ”Anak saya sudah berteman dengan F selama setahun. Jadi mungkin sudah dianggap saudara,” terang ER. Namun dia tidak tahu apakah sejak awal F memiliki niat buruk terhadap SAP atau tidak.

 Menurut informasi dari SAP, F diminta datang ke rumah karena ponselnya hendak dipinjam. ”Jadi ponsel F ini merk-nya iPhone. Kalau iPhone dilihat bagus untuk foto,” imbuhnya.

 Ketiganya lantas memotret baju-baju sampai dengan pukul 00.30. Karena sudah dini hari, M dan F pamit pulang. Saat berada di luar rumah, F berdalih ada celana panjang yang ketinggalan.

 ”M sempat menawarkan untuk mengambil celana panjang, tapi F tidak merespons. Akhirnya mereka keluar untuk berputar-putar sebentar. Lalu sekitar jam 02.30, berpisah,” cerita ER. Ternyata, F malah kembali ke rumah SAP.

 Saat berada di dalam rumah, F sempat melihat ibu sambung SAP tertidur. Setelah itu, F pamit untuk mengambil celana panjang. Lalu, ibu sambung SAP kembali tertidur.

 Bukannya mengambil celana panjang, F malah masuk ke kamar SAP. Selanjutnya, terjadi dugaan tindak rudapaksa. ”Namun anak (saya) tidak teriak. Mungkin karena kelelahan. Dia hanya diam dengan kaku dan menangis,” ungkap ER

Setelah kejadian itu, SAP tidak langsung bercerita ke ER, melainkan ke M. M yang tidak terima segera mendatangi F Pasca perkara itu, SAP sampai kabur dari Kota Malang. (mel/gp)

Editor : Galih R Prasetyo
#Rudapaksa #POLRESTA MALANG KOTA