Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

”Wabup Palsu” Gentayangan Tawarkan Bantuan Bersyarat

Mardi Sampurno • Minggu, 22 Januari 2023 | 05:59 WIB
HARAP BERHATI-HATI: Aksi penipuan Wabup Palsu dengan modus menghubungi korban lewat nomor WhatsApp dengan mengaku sebagai Wabup Malang yang hendak mengirim bantuan uang. Ilustrasi Penipuan By Radar Malang.
HARAP BERHATI-HATI: Aksi penipuan Wabup Palsu dengan modus menghubungi korban lewat nomor WhatsApp dengan mengaku sebagai Wabup Malang yang hendak mengirim bantuan uang. Ilustrasi Penipuan By Radar Malang.
KEPANJEN - Aksi penipuan mencatut nama pejabat kembali marak di Kabupaten Malang. Kali ini pelaku memanfaatkan nama Wakil Bupati Malang Didik Gatot Subroto dengan iming-iming menerima bantuan. Calon korban yang disasar adalah pengelola pondok pesantren atau lembaga pendidikan. Modus yang digunakan masih cara lama. Yakni menghubungi korban lewat nomor WhatsApp dengan mengaku sebagai Wabup Malang yang hendak mengirim bantuan uang.

Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Malang Ricky Meinardhy tidak menampik adanya aksi penipuan ini. “Benar, pelaku mengaku dan mencatut nama Pak Wabup untuk menipu. Modusnya adalah pura-pura akan memberikan bantuan, tetapi meminta kiriman uang terlebih dahulu via transfer,” katanya. Ricky menegaskan, Wabup maupun Bupati Malang tidak pernah menyerahkan bantuan dengan skema ini. Biasanya, penyaluran bantuan dilakukan secara terbuka dan tidak mengirim pesan kepada nomor WhatsApp pribadi. Surat resmi pun mengiringi pengiriman bantuan, kalau memang ada.

Sehingga, Ricky memastikan nomor WhatsApp mengaku Wabup adalah penipu alias ”wabup palsu”. Sementara itu, modus penipuan lain yang dipakai pelaku adalah mengaku wartawan. Pelaku mengaku sebagai jurnalis salah satu media mainstream di Malang. Pelaku mengatakan ada rekan jurnalis yang sakit dan mengharap bantuan uang untuk pengobatan.

Salah satu Kepala Perangkat Daerah (PD) Kabupaten Malang pernah jadi korban. “Pelaku minta uang untuk pengobatan di Surabaya. Saya kirimi, minta lagi. Saat tidak saya kirimi lagi, dia malah memaki-maki saya,” kata salah satu kepala PD kepada Jawa Pos Radar Malang. (fin/nay) Editor : Mardi Sampurno
#Penipuan #Wabup Palsu #Kabupaten Malang #radar malang #wabup malang #kriminalitas