Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Warga Mergosono Terbakar Hidup-Hidup di Atas Kasur, Meninggal di RS

Yudistira Satya Wira Wicaksana • Senin, 20 Maret 2023 | 19:00 WIB
SEMPIT: Polisi memeriksa kamar di lantai dua rumah Sondik Santoso di Jalan Kolonel Sugiono Gang 3B Nomor 14, Kelurahan Mergosono, setelah terbakar pada Minggu siang (19/3). (BIYAN MUDZAKY HANINDITO/RADAR MALANG)
SEMPIT: Polisi memeriksa kamar di lantai dua rumah Sondik Santoso di Jalan Kolonel Sugiono Gang 3B Nomor 14, Kelurahan Mergosono, setelah terbakar pada Minggu siang (19/3). (BIYAN MUDZAKY HANINDITO/RADAR MALANG)
 

MALANG KOTA – Kebakaran rumah kecil dua lantai terjadi di perkampungan padat Jalan Kolonel Sugiono Gang 3B Nomor 14, Kelurahan Mergosono, kemarin siang (19/3). Yang bikin miris, penghuni rumah itu mengalami luka bakar teramat parah.

Di duga dia terlalu lelah. Sehingga tidak menyadari bahwa kasur yang dia gunakan untuk istirahat sedang dilalap api.

Korban dalam kebakaran itu bernama Sondik Santoso, 39. Dia tinggal sendiri di rumah dua lantai yang akses masuknya melalui gang-gang sempit tersebut.

”Saat kami angkat, yang bersangkutan seperti merintih kesakitan. Tapi tidak terdengar jelas. Hanya ngorok saja,” ujar Mardiono, 42, warga yang turut mengevakuasi Sondik dari kamar di lantai dua.

Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 14.13. Warga yang melihat asap dari atas rumah Sondik langsung berhamburan.
Baca Juga : Kebakaran di Singosari Malang, Pabrik Wood Pellet Dikepung Asap.

Mereka bermaksud memadamkan api agar tidak merembet ke bangunan lain yang berimpitan. Namun, upaya warga itu terkendala akses gang.

Jalan itu hanya cukup dilalui dua orang dewasa berpapasan. Warga harus mendobrak pintu yang terkunci lebih dulu untuk bisa masuk ke dalam rumah Sondik.

Begitu pintu terbuka, seluruh ruangan di dalamnya sudah dipenuhi asap. Namun, Sondik yang tinggal sendirian di dalam rumah itu dan belum menikah tak dijumpai di lantai satu.

Warga lantas naik ke lantai dua melalui tangga yang juga sangat sempit. Hanya cukup untuk satu orang.

Mereka akhirnya menemukan Sondik sudah dalam kondisi mengenaskan dalam kamar lantai dua. Posisinya terbaring di atas kasur kapuk yang hangus.

Sambil terus berusaha memadamkan api dengan peralatan seadanya, empat warga yang bisa naik ke lantai dua bahu membahu mengeluarkan Sondik. (Bersambung ke halaman selanjutnya)



Mardiono menjelaskan, tubuh korban yang sehari-hari bekerja sebagai tukang parkir itu sudah banyak yang terjilat api.

”Badan bagian atas terbakar sampai kulitnya terlihat putih. Tadi sehabis mengangkat korban dan membawanya ke mobil, ada kulit hangus yang tertinggal dan menempel,” papar pria yang juga menjadi Linmas lingkungan sekitar tempat kejadian.

Kesaksian warga yang lain menyebutkan, kaki kiri korban tampak mengeluarkan darah karena kulit terkelupas.

Bibir Sondik terlihat hangus dan pecah-pecah. Sementara rambut kepalanya terbakar sebelah separo di bagian kanan.

Karena kondisi yang tergolong parah itu, warga langsung membawa Sondik ke RS ke Panti Nirmala. Kemudian korban dirujuk ke Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA).

Minggu sore, Sondik dikabarkan sudah mendapatkan perawatan, meski masih tak sadarkan diri.
Baca Juga : Kebakaran di Kota Malang, Diduga Korslet, Dua Kamar Kos Terbakar.

Terkait ihwal kebakaran, tak ada satu pun warga yang bisa memastikan. Hanya muncul dugaan bahwa yang terbakar lebih dulu adalah kasur di dalam kamar berukuran 2 x 2 meter.

”Kemungkinan karena korban merokok di dalam kamar, kemudian tertidur karena kelelahan habis jaga parkir. Biasanya dia memang pulang pagi,” ungkap Mardiono.

Kebiasaan Sondik setelah tiba di rumah adalah tiduran di kasur sambil mendengarkan musik dan merokok.

Kuat dugaan karena tertidur, Sondik lupa mematikan rokoknya, yang kemudian membakar kasur kapuk tempat dia beristirahat.

Pemadaman oleh UPT Damkar Kota Malang baru dilakukan pukul 14.25. “Kami kerahkan tiga unit mobil pemadam dan satu mobil rescue,” kata Komandan Regu 1 UPT Damkar Kota Malang Edy Susianto.

Pemadaman berlangsung cepat karena sebelumnya sudah dilakukan warga. (Bersambung ke halaman selanjutnya)



Sementara itu, Senin (20/3) subuh hari ini, korban dikabarkan meninggal dalam perawatan. Disinyalir, luka bakarnya sudah terlalu parah.

Sehingga, nyawanya tidak terselamatkan meski tim dokter telah berupaya. Kapolsek Kedungkandang Kompol Agus Siswo Hariadi membenarkan.

"Subuh (20/3) meninggal dunia," kata Agus dikonfirmasi Jawa Pos Radar Malang.(biy/fin/fat) Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana
#kebakaran ##beritamalang #radarmalang ##jawaposradarmalang #berita malang hari ini ##mediaonlinemalang ##beritamalanghariini #kebakaran di malang hari ini ##radarmalanghariini