Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Polres Gresik Ungkap Dua dari Lima Tersangka Kasus Pencurian Modus Ganjal ATM Residivis

Galih R Prasetyo • Rabu, 25 Juni 2025 | 17:12 WIB

  

LAKUKAN PENDALAMAN: Kapolres Gresik AKBP Rovan Richard Mahenu (kiri) menunjukan barang bukti hasil kejahatan lima tersangka ganjal mesin ATM saat ungkap kasus Senin (23/6) lalu.
LAKUKAN PENDALAMAN: Kapolres Gresik AKBP Rovan Richard Mahenu (kiri) menunjukan barang bukti hasil kejahatan lima tersangka ganjal mesin ATM saat ungkap kasus Senin (23/6) lalu.

GRESIK - Dua dari lima tersangka pencurian modus ganjal mesin ATM merupakan residivis kasus serupa. Mereka juga otak dari aksi kejahatan tersebut. Sudah menyasar 48 lokasi sejak 2021. Keduanya yakni Yogi Surahman dan Darsono.

Komplotan bandit itu memulai aksi ganjal ATM sejak 2021 silam. Beraksi  Mulai dari Jawa Timur, Jawa Tengah, hingga Jawa Barat. ”Paling banyak dilakukan di Jawa Barat, khususnya Bandung dan Bogor. Kami akan berkoordinasi dengan jajaran Polres setempat,” ungkap Kasatrekrim Polres Gresik AKP Abid Uwais Al-Qarni Aziz.

Hal tersebut dilakukan untuk mencari tahu keterlibatan sindikat lainnya yang ikut beraksi. Itu karena, pada Februari lalu, pihaknya juga berhasil meringkus 2 tersangka di Jakarta. Dan Satu tersangka lain pada Maret di Sumatera Selatan.

”Modus yang sama. Kami masih mendalami keterkaitannya,” kata Abid. Termasuk menghitung kerugian yang dialami para korban. Mengingat, hasil kejahatan sudah habis digunakan untuk berfoya-foya dan memenuhi kebutuhan hidup. Dibagikan sesuai peran masing-masing pelaku.

Tersangka Yogi dan Darsono sendiri mendapat jatah paling banyak setiap beraksi. Lantaran berperan sebagai otak pelaku. Mulai dari penentu target lokasi, pengganjal ATM, hingga penukar kartu ATM korban. ”Sedangkan peran tersangka lainnya sebagai pengawas dan supir saja,” beber Alumnus Akpol 2015 itu.

Dalam aksinya, tersangka kerap menggunakan dua mobil operasional. Petugas juga menyita 21 plat nomor mobil palsu. ”Setiap berpindah lokasi selalu mengganti plat nomor. Tujuannya agar tidak mudah teridentifikasi,” terangnya.

Kapolres Gresik AKBP Rovan Richard Mahenu mengimbau masyarakat agar lebih waspada dengan sindikat ganjal ATM. ”Selalu berhati-hati terhadap orang-orang di sekitar dan jangan pernah memberikan kartu ATM dan juga PIN kepada orang lain,” pungkasnya. Sebelumnya, para tersangka ganjal ATM berhasil dibekuk pada Sabtu (21/6) lalu. (yog/son/gp)

Editor : A. Nugroho
#polres gresik #Aksi kejahatan #modus ganjal atm