SURABAYA – Seorang pelajar berkebutuhan khusus di kawasan Wonokromo diduga menjadi korban perundungan oleh sejumlah teman sekolahnya. Dampak kejadian tersebut tidak hanya memengaruhi kondisi fisik, tetapi juga psikologis korban hingga harus menjalani perawatan di RS Menur Surabaya.
Ibu korban, Asmania, mengungkapkan putranya telah dirawat selama sekitar dua pekan terakhir sejak laporan resmi dilayangkan ke Polrestabes Surabaya. Selama menjalani perawatan, korban beberapa kali meminta pulang karena merasa rindu suasana rumah. ”Namun, keluarga memilih mengikuti saran tenaga medis demi memastikan proses pemulihan berjalan maksimal,” terang dia kepada Jawa Pos.