Kabar itu diumumkan oleh Deddy Corbuzier melalui video yang ia unggah di akun resmi Instagramnya @mastercorbuzier pada Kamis malam (18/3).
Melansir dari Instagram, Jumat (19/3), Deddy menyampaikan kesanggupan kedua belah pihak Dadang Subur, pemilik akun Dewa_Kipas di chess.com dan GM Irene untuk bertanding, setelah keduanya sama-sama pernah menolak tawaran tersebut.
“Saya sudah berhasil menghubungi Dewa Kipas dan akan melakukan tanding rematch dengan GM Irene. Pak Dadang sudah mengiyakan,” ucapnya.
Irene sendiri mengaku kepada Deddy, tak takut melawan Dewa_Kipas, terlebih atlet 28 tahun itu telah mengantongi izin dari Kemenpora dan Percasi.
“Katanya (Irene) 1000 persen siap, saat ini sudah dapat izin juga untuk tanding,” jelasnya.
Diketahui, rencananya pertandingan persahabatan tersebut akan berlangsung pada Senin 22 Maret 2021 dan akan tersiar secara langsung di kanal Youtube Deddy.
“Jadi kita akan tunggu hari Senin nanti kita akan coba membuat live. Nah, tinggal kita lihat siapa yang menang atau siapa yang kalah atau siapa yang datang dan siapa yang tidak datang,” paparnya.
Tak tanggung-tanggung, Deddy bahkan mengklaim dirinya juga akan menyiapkan hadiah berupa uang senilai Rp 150 juta dalam pertandingan ini.
“Saya pribadi menyiapkan hadiah total Rp 150 juta, kalah menang dapet,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Deddy menyebut apapun hasilnya, pertandingan ini akan membuat masyarakat Indonesia menggemari catur.
Sebelumnya, akun Dewa_Kipas mendadak viral dan ramai diperbincangkan usai ditutup oleh situs catur Chess.com. Padahal, Dewa_Kipas baru mengalahkan gamer catur dunia sekaligus Master Catur Internasional Levy Rozman atau yang populer sebagai "GothamChess".
Penutupan akun tersebut diduga karena Dewa_Kipas melakukan kecurangan. Menanggapi hal itu, Ali Akbar, anak Dadang kemudian membuat klarifikasi hingga Levy mendapat serangan dari netizen Indonesia.
Tak berlangsung lama, pihak Dewa_Kipas dan Levy akhirnya berdamai, namun polemik muncul kembali ketika Pak Dadang datang ke podcast milik Deddy Corbuzier.
Dari situlah, skandal tersebut semakin menghebohkan. Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) juga turun tangan dan angkat bicara terkait grafik pertandingan Dadang yang ternyata memang mencurigakan. Kecurigaan itu pun kemudian membuat grandmaster wanita catur Indonesia, Irene Kharisma Sukandar ikut menyuarakan pendapatnya di acara Podcast Deddy bersama dengan Levy beberapa waktu lalu.
Penulis : Gilang Ilham Editor : Shuvia Rahma