Melansir Timesofindia, Sabtu (3/4), dalam beberapa kasus, Anda harus menjauh dari area berikut jika tak ingin aktivitas ranjang Anda berakhir dengan pertengkaran.
1. Serviks
Saat terjadi tusukan dan penis mencapai area serviks, hal ini membuat tidak nyaman. Leher rahim adalah saluran sempit yang menghubungkan vagina ke rahim, dan juga tempat bayi tumbuh. Sebaiknya ubah ke postur yang lebih nyaman dan gerakan yang lebih lembut, agar tak sampai menyentuh area serviks.
2. Kepala Klitoris
Klitoris adalah area super sensitif dengan banyak ujung saraf. Sayangnya, banyak orang percaya bahwa rangsangan tangan pada kelenjar klitoris benar.
Di sisi lain, menyentuh dengan tangan di area ini justru mengurangi rasa terangsang dan menyebabkan ketidaknyamanan akibat rasa sakit. Area tersebut harus distimulasi dengan tekstur lembut seperti lidah Anda.
3. Puting
Puting merupakan area sensitif, namun tidak untuk wanita yang sedang menyusui atau sedang menstruasi. Saat Anda mengalami reaksi fisik (seperti mencubit) saat haid, rasa sakitnya tak tertahankan. Apalagi jika Anda sedang menyusui, risiko keluarnya ASI juga lebih tinggi.
4. Rambut
Terkadang, wanita menghabiskan waktu berjam-jam untuk merapikan rambutnya agar terlihat seksi di mata pasangan. Karena itu, saat Anda menjambak rambut atau membuatnya mudah tersinggung saat berhubungan seks, dia akan merasa malu dan tidak percaya diri.
5. Kaki
Menurut sebuah penelitian yang dilakukan oleh Johns Hopkins University, mengenakan kaos kaki saat berhubungan seks meningkatkan kemungkinan orgasme. Ini terkait dengan suhu plantar (tumit) yang bisa menghambat orgasme. Oleh karena itu, jika seorang wanita memakai kaos kaki saat berhubungan seks, mohon hindari menyentuh kakinya.
Penulis: Fanda Yusnia Editor : Shuvia Rahma