Melansir dari salah satu video di kanal YouTubenya (10/9), berikut 5 cara menstabilkan nafsu makan guna menjaga bentuk tubuh versi Yulia Baltschun.
- Wajib Penuhi Kebutuhan Protein dan Lemak
Dalam penjelasannya, Yulia memberikan bukti berupa jurnal penelitian yang pernah dilakukan terkait dengan pengaruh konsumsi protein dan lemak dalam kestabilan nafsu makan.
Salah satu jurnal yang dikutip oleh Yulia adalah tentang perbandingan suatu grup yang mengonsumsi telur sebagai menu sarapan sementara grup lain yang mengonsumsi roti bagel sebagai menu sarapan. Dari dua grup tersebut, ditemukan fakta bahwa grup yang mengonsumsi telur memiliki kestabilan nafsu makan yang lebih baik dibandingkan dengan grup lainnya.
Tak hanya itu, Yulia pun mencantumkan cara menghitung kebutuhan protein individu setiap harinya.
- Konsumsi Makanan Dengan Tekstur Yang Lebih Keras
Yulia menyebutkan alasan makanan dengan tekstur lebih keras dianjurkan saat tengah menjaga kestabilan nafsu makan. Menurut Yulia, dengan mengonsumsi makanan bertekstur keras, individu akan mengunyah dengan durasi lebih lama dan hal ini dapat mempengaruhi level kenyang seseorang.
- Memperbaiki Pola Minum
Yulia menyebutkan bahwa hubungan antara konsumsi air minum dan kestabilan nafsu makan adalah ketika dehidrasi, tubuh akan mengirim sinyal ‘lapar palsu’ agar segera diberi asupan yang mengandung cairan.
- Memperbaiki Pola Tidur
Menurut Yulia, ini adalah salah satu cara menstabilkan nafsu makan yang sangat ampuh. Ketika seseorang memiliki kualitas dan kuantitas tidur yang buruk, sistem metabolism dan keseimbangan hormon dalam tubuh akan perlahan rusak.
Yulia menyampaikan bahwa memperbaiki pola tidur tak hanya soal jam, namun juga soal kualitas dan rutinitas sebelum serta sesudah tidur. Sebab pada dasarnya tidur adalah proses tubuh melakukan regenerasi. Saat tidur, tubuh akan merombak emosi, menstabilkan hormon dan memperbaiki sel-sel yang rusak.
- Menurunkan Jumlah Lemak Perut
Yulia menyatakan bahwa jumlah lemak di area perut yang ideal sebab ketika seorang individu memiliki lemak perut berlebih, akan lebih susah baginya untuk menstabilkan hormon dan nafsu makan.
Yulia menggaris bawahi tips nomor 5 ini bahwa ketika baru mulai berdiet dan lemak di area perut masih belum ideal, akan sulit bagi individu untuk menstabilkan nafsu makannya. Hal ini dikarenakan lemak bagian perut yang ‘bentrok’ dengan hormon sehingga terjadi ketidak seimbangan.
Penulis : Kania AB Editor : Farik Fajarwati