Anggota DPRD Kabupaten Bogor dari Fraksi Partai Demokrat, Candra Kusuma, diduga terlibat perselingkuhan yang berlangsung selama bertahun-tahun.
Tuduhan ini mencuat setelah akun @nitnit, yang diduga merupakan anak kandungnya, mengungkapkan kisah tersebut di platform media sosial X dalam komunitas “Komunitas Marah-Marah”.
Menurut @nitnit, perselingkuhan yang dilakukan Candra Kusuma telah berlangsung sejak tahun 2010. Dalam unggahannya, ia mengungkapkan bahwa sang ayah bahkan telah memiliki empat anak dari wanita lain bernama Heni Hendika.
Baca Juga: Selingkuh dan Hamili Remaja di Bawah Umur, Casanova Junrejo Kota Batu Terancam Penjara 15 Tahun
“Assalamualaikum @PDemokrat, saya ingin melaporkan salah satu anggota kalian, Candra Kusuma, DPRD Kabupaten Bogor, yang masih tercatat sebagai ayah saya dan diketahui telah selingkuh sejak 2010. Ia bahkan sudah menikah dengan wanita bernama Heni Hendika,” tulisnya.
Akun @nitnit juga membagikan foto ayahnya bersama wanita yang diduga sebagai selingkuhan.
Selain itu, ia mengutarakan perasaannya yang kecewa terhadap sang ayah. Meski dikenal ramah dan suka menolong orang lain, Candra Kusuma justru dinilai mengabaikan keluarganya sendiri.
“Kadang aku heran, kenapa ayah itu baik sekali dengan orang lain, bahkan tertawa dan menolong mereka, tapi kepada keluarga tidak seperti itu. Aku hanya meminta hakku sebagai anak dan tanggung jawabnya sebagai ayah dan suami,” tambahnya.
Baca Juga: Isu Selingkuh Tak Berpengaruh, Arhan Pamer Kemesraan di Instagram
Menurut postingan yang dibagikan oleh @nitnit, Candra Kusuma mengaku tidak mempunyai handphone layar sentuh dan bekerja di dataran tinggi.
Meskipun begitu, Candra menyempatkan setidaknya sebulan sekali untuk mengabari keluarganya.
"dari dulu dia gaperna punya hp touchscreen, katanya kerjanya di dataran tinggi, jadi pake hp nokia telolet. trus kalo telfon sebulan sekali, itupun kalo sempet, kalo ga sempet ya ga telfon. emang cowo kek anjing. udah gaperna ibadah lagi kalo di rumah," ujarnya.
Tudingan ini menimbulkan sorotan publik, terutama mengingat Candra Kusuma adalah seorang pejabat publik yang seharusnya menjadi teladan. (Silvia)
Editor : Aditya Novrian