RADAR MALANG - Malang, kota penuh warna yang tidak hanya terkenal dengan keindahan alamnya, tetapi juga dengan beragam aliran musik yang lahir dari para musisinya.
Dari genre mellow hingga cadas, musisi asal Malang telah banyak yang mendunia. Berikut ini beberapa musisi dan band asal Malang yang sukses mencuri perhatian nasional dan internasional :
1. Sal Priadi
Sal Priadi, lahir pada 30 April 1992, adalah seorang penyanyi, penulis lagu, dan aktor asal Malang. Namanya mulai dikenal luas melalui berbagai karya musik dan akting.
Sal baru baru ini meraih penghargaan sebagai Artis Solo Pria Pop Terbaik di Anugerah Musik Indonesia (AMI) Awards 2024. Prestasi ini diraihnya berkat lagu “Gala Bunga Matahari”, yang sukses memikat hati pendengar dan kritikus musik. Karier musiknya dimulai dengan mengunggah cover lagu di SoundCloud pada 2015, bekerja sama dengan Mahatamtama dan Derry dari grup Coldiac.
Beberapa lagu populernya antara lain “Gala Bunga Matahari”, “Kita Usahakan Rumah Itu”, “Ikat Aku di Tulang Belikatmu”, dan “Melebur Semesta”. Pada 29 Mei 2019, ia berkolaborasi dengan Nadin Amizah dalam lagu “Amin Paling Serius”.
Baca Juga: Tiga Lagu Underrated Sal Priadi yang Wajib Kamu Dengar
2. Keisya Levronka
Keisya Levronka, lahir pada 2 Februari 2003 di Malang, dikenal lewat lagu viral “Tak Ingin Usai”. Ia memulai kariernya di ajang pencarian bakat Indonesian Idol musim kesepuluh pada 2019-2020. Setelah bergabung dengan Universal Music Indonesia, Keisya merilis lagu debutnya Jadi Kekasihku Saja.
Pada 2022, lagu “Tak Ingin Usai” merajai tangga lagu digital dan Billboard Indonesia selama 11 pekan, membawa Keisya meraih penghargaan di Anugerah Industri Muzik Malaysia untuk kategori Lagu Bahasa Melayu Terbaik oleh Artis Luar Negeri.
Tak hanya di musik, Keisya juga menjajal dunia akting dalam serial “Jingga dan Senja” dan film “Sekawan Limo” yang telah tayang pada bulan Juli 2024 kemarin.
Baca Juga: Nadin Amizah Semarakkan Conxx OTW Festival, Keisya Levronka Duet dengan Vierratale
3. Coldiac
Coldiac, sebelumnya dikenal sebagai Piratez, adalah grup musik indie pop yang berdiri sejak 2015. Beranggotakan Sambadha Wahyadyatmika, Mahatamtama Arya Adinegara, Derry Rith, dan Bhima Bagaskara, mereka telah merilis beberapa album, termasuk “Heartbreaker” (2016), “O” (2018), dan “No Make Up” (2020).
Single mereka seperti “Wreck This Journal” dan “Beautiful Day” sukses memikat penggemar musik indie. Coldiac terus menunjukkan inovasi dalam setiap karya musiknya.
4. Girl And Her Bad Mood
Terbentuk pada 2018, Girl And Her Bad Mood adalah band indie pop dengan sentuhan alternatif rock dan emo. Band ini beranggotakan Bima Geraldi (gitar/vokal), Daffa Hanafi (gitar), Danang Seloaji (drum), Handy Wandawa (synth), dan Jane Maura (bass/vokal utama).
Lagu-lagu mereka seperti “Bye Your Side” dan “Wanna Wanna Go” mendapatkan apresiasi luas dari pecinta musik indie, membuktikan potensi besar mereka di kancah musik nasional.
5. Dazzle
Dazzle, band hardcore punk/trash metal asal Malang, berdiri sejak 2021. Beranggotakan Agan (vokal), El dan Charis (gitar), Syahidan (bass), dan Adyan (drum), Dazzle menghadirkan sound yang terinspirasi dari band-band seperti Red Death dan Metallica.
Dengan semangat dan energi khas anak muda Malang, Dazzle terus menggebrak panggung musik dengan karya-karya keras dan penuh semangat. (FD)
Editor : Aditya Novrian