Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Ini Daftar RS dan Prodi dengan Kasus Bullying PPDS Terbanyak di Indonesia, Ternyata Ada Dari Kota Malang

Aditya Novrian • Jumat, 2 Mei 2025 | 19:05 WIB

Ilustrasi. Seorang pria kelelahan bekerja duduk di lantai. (Pexels/Thirdman_)
Ilustrasi. Seorang pria kelelahan bekerja duduk di lantai. (Pexels/Thirdman_)

Radar Malang - Kementerian Kesehatan RI (Kemenkes) mengungkapkan maraknya kasus perundungan atau bullying dalam Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) di Indonesia.

Sejak kanal pengaduan dibuka pada Juni 2023, tercatat 2.668 laporan masuk terkait dugaan perundungan.

Setelah diverifikasi, sebanyak 632 kasus dinyatakan benar-benar merupakan tindakan bullying. 

Baca Juga: Hukuman Terlalu Ringan, Jaksa Banding Putusan Kasus Pesilat PSHT

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menyatakan, kasus-kasus perundungan ini terjadi di berbagai jenis rumah sakit, baik yang berada di bawah naungan Kemenkes, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD), rumah sakit universitas, hingga rumah sakit swasta.

Perundungan melibatkan tenaga medis dari berbagai program studi spesialis.

Bentuk perundungan yang dilaporkan sangat beragam, dengan mayoritas berupa tindakan non-fisik dan non-verbal.

Baca Juga: 11 Pecandu Narkoba Jalani Rehabilitasi di BNN Malang

Di antaranya, 91 kasus terkait pembiayaan di luar kebutuhan pendidikan yang nilainya mencapai puluhan hingga ratusan juta rupiah.

Selain itu, terdapat 91 laporan tentang tugas jaga di luar batas wajar, 50 kasus penugasan untuk kepentingan pribadi konsulen atau senior, serta 98 kasus pengucilan atau pengabaian.

Kekerasan verbal juga tercatat cukup tinggi, mencapai 34 persen dari total kasus, seperti penggunaan sebutan tidak pantas di jaringan komunikasi PPDS.

Baca Juga: Lebih dari 400 Buruh Protes Penahanan Ijazah dan Minta Cabut Dua UU

Sementara itu, perundungan fisik juga ditemukan, seperti memaksa peserta mengunyah cabai, push-up, makan telur mentah, hingga berdiri selama 7-8 jam. 

Daftar Rumah Sakit dengan Kasus Perundungan Terbanyak

Rumah Sakit di Bawah Kemenkes

Baca Juga: Pemkot Malang Menggelar May Day Collaboration Day, Iklim Tenaga Kerja Kondusif, Investasi Positif

Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD)

Baca Juga: Harapan Lama Sekolah Meningkat Tipis, Masih Ada Kendala Akses Pendidikan dan Kesadaran Orang Tua

Rumah Sakit Universitas

Baca Juga: Laporan Dokter AYSP di Kota Malang Turut Didalami Polisi

Fakultas Kedokteran Universitas

Baca Juga: Asosiasi Peternak Kambing di Malang Keluhkan Tingginya Impor Daging

Rumah Sakit Lainnya

Daftar Program Studi dengan Kasus Bullying Terbanyak

Baca Juga: RSUD dr Saiful Anwar (RSSA) dan Fakultas Kedokteran (FK) UB Akui Ada Laporan Perundungan

Pemerintah berkomitmen untuk menindak tegas pelaku perundungan dan memperkuat perlindungan hukum bagi peserta didik serta tenaga kesehatan di lingkungan pendidikan dokter spesialis.

Upaya reformasi budaya dan regulasi terus didorong agar proses pendidikan berjalan profesional, beretika, dan bebas dari praktik bullying.(NR) 

Editor : Aditya Novrian
#Kemenkes #Saiful Anwar #bulyying #Perundungan