RADAR MALANG - Penggunaan kompor gas LPG memang umum di rumah tangga karena praktis dan hemat. Namun, risiko kebocoran tabung gas tetap menjadi ancaman serius jika tidak ditangani dengan benar.
Agar terhindar dari bahaya ledakan atau kebakaran, penting bagi masyarakat untuk mengetahui langkah-langkah yang benar saat menghadapi kebocoran gas, baik yang disertai api maupun tidak.
Berikut ini adalah panduan praktis menghadapi situasi tersebut:
- Tetap Tenang
Jangan panik. Kepanikan justru bisa membuat kita melakukan kesalahan dan membahayakan diri sendiri maupun orang lain.
- Jangan Langsung Meninggalkan Lokasi
Meninggalkan tabung gas yang bocor tanpa penanganan bisa menyebabkan risiko lebih besar, termasuk kemungkinan ledakan.
- Matikan Seluruh Perangkat Listrik di Sekitar
Segera matikan lampu atau peralatan listrik lainnya di area tersebut, karena percikan listrik bisa memicu kebakaran.
- Cabut Regulator dan Bawa Tabung ke Tempat Terbuka
Jika memungkinkan, lepaskan regulator dan segera pindahkan tabung ke area terbuka yang jauh dari bangunan dan keramaian. Biarkan gas keluar sampai habis di tempat yang aman.
- Rendam Tabung Jika Tak Bisa Dipindahkan
Bila tidak memungkinkan memindahkan tabung ke luar ruangan, rendam tabung gas di air hingga seluruh bagian tabung terendam. Ini dapat membantu menghentikan aliran gas yang bocor.
- Periksa dan Lepas Karet di Mulut Tabung
Seringkali kebocoran terjadi karena karet pengaman tidak terpasang dengan baik atau sudah aus. Lepas dan periksa karet untuk memastikan kondisi dan posisinya.
- Ventilasi Udara
Setelah dirasa aman, jangan langsung menyalakan alat listrik atau api. Buka semua ventilasi, jendela, dan pintu untuk mengeluarkan sisa gas dari dalam ruangan.
Pastikan selalu memeriksa kondisi karet dan regulator tabung LPG secara berkala dan simpan alat pemadam api di rumah sebagai tindakan preventif. (rv)
Editor : A. Nugroho