Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Keutamaan 10 Hari Kedua Ramadan beserta Amalan yang Dianjurkan

Aditya Novrian • Jumat, 27 Februari 2026 | 14:30 WIB

Salah satu amalan yang bisa dilakukan adalah membaca Al-Qur'an.(freepik/rawpixel.com)
Salah satu amalan yang bisa dilakukan adalah membaca Al-Qur'an.(freepik/rawpixel.com)

RADAR MALANG Bulan Ramadan kini telah memasuki fase maghfirah yang berlangsung pada sepuluh hari kedua. Pada waktu tersebut, Allah menjanjikan pengampunan yang luas bagi hamba-hamba-Nya yang menjalankan puasa dengan penuh keimanan.

Keutamaan tersebut dijelaskan dalam hadis yang diriwayatkan oleh Ibnu Abi Dunya dan Ibnu ‘Asakir yang berbunyi: “Dari Abu Hurairah, Ramadan itu adalah bulan yang awalnya penuh dengan rahmat. Di pertengahannya penuh dengan ampunan dan di ujungnya pembebasan dari api neraka.”

Pada fase ini, umat Islam dianjurkan untuk meningkatkan introspeksi, membangun kedekatan dengan Allah SWT, serta mengharapkan pengampunan. Selain itu, mereka juga hendaklah memohonkan ampunan bagi orang lain, seperti orang tua, saudara, nenek, kakek, hingga sesama Muslim.

Baca Juga: Keutamaan Sedekah Subuh di Bulan Ramadan, Amalan Istimewa Penuh Keberkahan

Berikut sejumlah keutamaan lain dari sepuluh hari kedua Ramadan yang perlu diketahui:

  1. Dilipatgandakan pahala

Bulan Ramadan merupakan bulan dilipatgandakannya pahala. Rasulullah SAW bersabda:

“Setiap amalan anak Adam dilipatgandakan satu kebaikan dibalas sepuluh hingga tujuh ratus kali lipat. Allah berfirman, kecuali puasa, sesungguhnya puasa itu untuk-Ku dan Aku sendiri yang akan membalasnya.” (HR. Bukhari dan Muslim)

  1. Dosa-dosa diampuni

Keistimewaan selanjutnya adalah waktu di mana dosa-dosa diampuni. Hal ini telah disebutkan dalam hadis berikut.

"Siapa yang puasa Ramadan dengan iman dan ihtisab, telah diampuni dosanya yang telah lalu. Dan siapa yang bangun malam Qadar dengan iman dan ihtisab, telah diampuni dosanya yang telah lalu," (HR. Bukhari dan Muslim).

  1. Wujud Istiqomah

Memasuki pertengahan bulan Ramadan, semangat beribadah sebagian orang mulai mengalami naik turun. Memanjatkan doa serta melakukan amalan baik pada fase ini merupakan wujud istikamah atas ibadah yang telah dilakukan di awal bulan Ramadan.

Baca Juga: 6 Amalan Ringan di Bulan Ramadan dengan Pahala Besar, Bisa Diamalkan Setiap Hari

Usai mengetahui keutamaannya, berikut beberapa amalan yang dapat dilakukan untuk mengisi sepuluh hari kedua bulan Ramadan.

Penulis: Afida Rahma Tsabita

Editor : Aditya Novrian
#keutamaan #Ramadan #Puasa #amalan