Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Jangan Langsung Percaya, Ini Penjelasan soal Bulu Kucing dan Mandul

Keshia Putri Susetyo • Jumat, 8 Mei 2026 | 23:00 WIB
Jangan Langsung Percaya, Ini Penjelasan soal Bulu Kucing dan Mandul (Source: Pexels/@AyushShakya)
Jangan Langsung Percaya, Ini Penjelasan soal Bulu Kucing dan Mandul (Source: Pexels/@AyushShakya)

 

MALANG, RADAR MALANG - “Jangan dekat-dekat sama kucing, nanti mandul.” Kalimat seperti ini mungkin sudah terlalu sering terdengar di tengah masyarakat Indonesia. Bahkan, tidak sedikit pasangan muda yang memilih menjauhkan atau membuang kucing peliharaannya karena takut sulit memiliki anak. Padahal, secara medis, anggapan tersebut tidak sepenuhnya benar.

Faktanya, bulu kucing bukan penyebab utama seseorang menjadi mandul. Kesalahpahaman ini muncul karena adanya parasit bernama Toxoplasma gondii yang menyebabkan penyakit toksoplasmosis.

Parasit tersebut memang dapat ditemukan pada kucing, tetapi bukan hidup alami di bulunya. Toxoplasma gondii berkembang di saluran pencernaan kucing dan keluar melalui kotorannya. Jadi, sumber risiko utamanya berasal dari feses kucing yang terinfeksi, bukan dari bulu yang rontok di sofa atau baju Anda. 

Baca Juga: Oat Milk Lebih Sehat dari Susu Sapi? Jangan Tertipu Ini Faktanya!

Penularannya pun tidak sesederhana mengelus kucing lalu langsung mandul. Seseorang bisa tertular jika menyentuh kotoran kucing yang mengandung parasit, kemudian tidak mencuci tangan sebelum makan atau menyentuh wajah.

Bulu kucing hanya bisa menjadi perantara apabila terkena sisa kotoran yang mengandung parasit tersebut. Itu pun kasusnya tidak sesering yang dibayangkan masyarakat.

Menariknya, banyak penelitian dan penjelasan dokter justru menyebut bahwa manusia lebih sering terkena toksoplasma dari makanan mentah atau kurang matang dibandingkan dari kucing peliharaan. Steak rare, sate yang belum matang sempurna, sayur yang tidak dicuci bersih, hingga aktivitas berkebun tanpa sarung tangan ternyata menjadi sumber penularan yang jauh lebih umum. 

Lalu bagaimana dengan isu mandul?

Baca Juga: Waspada! Daftar Makanan Favorit yang Diam-Diam Berisiko Picu Kanker

Dokter spesialis kandungan dan sejumlah pakar patologi klinik menegaskan bahwa toksoplasmosis tidak secara langsung menyebabkan kemandulan. Namun, infeksi toksoplasma memang perlu diwaspadai pada ibu hamil, terutama jika infeksi terjadi pertama kali saat kehamilan berlangsung. Risiko yang dapat muncul antara lain keguguran, gangguan perkembangan janin, hingga cacat lahir pada bayi. 

Karena itu, bukan berarti pasangan muda harus anti memelihara kucing. Yang perlu dilakukan adalah menjaga kebersihan dan pola hidup higienis.

Beberapa langkah sederhana bisa membantu menurunkan risiko penularan, seperti rutin membersihkan litter box, mencuci tangan setelah bermain dengan kucing, serta tidak memberikan daging mentah pada hewan peliharaan. Kucing yang dipelihara di dalam rumah (indoor cat) juga cenderung memiliki risiko lebih rendah terkena toksoplasma karena tidak berburu tikus atau hewan liar lainnya.

Bagi ibu hamil, disarankan untuk menghindari membersihkan pasir kucing sendiri dan melakukan pemeriksaan kesehatan seperti tes TORCH apabila diperlukan.

Baca Juga: Teliti Sebelum Beli: Tips Membaca Label Nutrisi Susu dengan Benar

Di era media sosial seperti sekarang, informasi memang menyebar jauh lebih cepat. Sayangnya, tidak semuanya dibarengi dengan literasi kesehatan yang tepat. Karena itu, penting untuk memeriksa kembali sumber informasi sebelum langsung percaya, apalagi sampai mengambil keputusan besar seperti membuang hewan peliharaan.

Pada akhirnya, kucing bukan musuh bagi program kehamilan. Yang perlu diwaspadai adalah kebersihan lingkungan dan pola hidup sehari-hari. Jadi, sebelum panik karena mitos lama, ada baiknya memahami dulu fakta medis yang sebenarnya. Karena hidup sehat tidak dimulai dari rasa takut, melainkan dari pengetahuan yang benar.

Editor : Aditya Novrian
#Bulu kucing #Apakah kucing bikin mandul #Fakta bulu kucing