Situationship Makin Populer, Mengapa Anak Muda Enggan Memberi Label Hubungan?

Siti Aisyah • Dipublikasikan Selasa, 3 November 2026 | 02:00 WIB
Hubungan yang terasa seperti pacaran, tetapi tidak ada status yang jelas. (Foto: Unsplash)
Hubungan yang terasa seperti pacaran, tetapi tidak ada status yang jelas. (Foto: Unsplash)

Malang, Radar Malang — Menjalin hubungan yang terasa seperti pacaran, tetapi tanpa status dan komitmen yang jelas menjadi fenomena yang dikenal di kalangan anak muda. Pola hubungan ini kerap disebut situationship, yaitu hubungan romantis yang melibatkan kedekatan emosional tanpa kesepakatan status sebagai pasangan.

Perubahan pola hubungan ini menunjukkan bahwa tidak semua hubungan romantis berakhir dengan komitmen yang jelas. Sebagian anak muda memilih menjalani hubungan secara fleksibel tanpa terburu-buru menentukan status. Meski demikian, hubungan tanpa kejelasan dapat memunculkan perbedaan ekspektasi, terutama ketika salah satu pihak menginginkan hubungan yang lebih serius.

Kenali Ciri-Ciri Situationship

Berdasarkan penelitian Langlais dan kolega (2024) dalam jurnal Sexuality & Culture, situationship ditandai dengan hubungan romantis yang tidak memiliki kejelasan status dan tingkat komitmen yang rendah, meskipun kedua pihak menunjukkan perilaku layaknya pasangan.

Baca Juga: The Devil hingga Five of Swords: 5 Kartu Tarot yang Punya Makna Kurang Baik dalam Hubungan

Fenomena ini dapat terlihat melalui beberapa ciri. Pertama, tidak adanya label hubungan yang jelas sehingga kedua pihak tidak memiliki kesepakatan mengenai status mereka. Kedua, menghindari pembicaraan tentang komitmen dan arah hubungan di masa depan. Ketiga, adanya ketidakjelasan mengenai ekspektasi dan batasan dalam hubungan.

Cara Menghadapi Situationship

1. Kenali Keinginan Diri Sendiri

Pahami terlebih dahulu apa yang diinginkan dari hubungan tersebut. Apakah hanya ingin menikmati kedekatan atau mengharapkan hubungan yang lebih serius?

2. Komunikasikan Ekspektasi

Jika merasa tidak nyaman dengan ketidakpastian, bicarakan perasaan dan keinginan secara terbuka dengan orang yang bersangkutan. Komunikasi membantu kedua pihak memahami ekspektasi masing-masing.

Baca Juga: Bikin Pizza Bareng Pasangan di Cissipizza, Ide Date Seru yang Nggak Bikin Bosan

3. Tetapkan Batasan dan Lakukan Evaluasi

Tentukan batasan yang membuat hubungan tetap nyaman, termasuk intensitas komunikasi dan kedekatan emosional. Evaluasi secara berkala apakah hubungan tersebut masih sesuai dengan kebutuhan masing-masing.

Pada akhirnya, menjalani hubungan tanpa label bukan berarti selalu menjadi pilihan yang salah. Namun, kejelasan komunikasi, kesepakatan bersama, dan pemahaman terhadap kebutuhan masing-masing tetap penting agar tidak ada pihak yang merasa dirugikan.

Editor : Aditya N. Rian
Sumber : Diolah dari berbagai sumber
situationship Gen Z hubungan