RADAR MALANG – Ojek online (ojol) kini sudah menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat perkotaan, termasuk di Kota Malang. Layanan ini menawarkan kemudahan dalam mobilitas sehari-hari, mulai dari berangkat kerja, pulang kuliah, hingga sekadar pergi nongkrong bersama teman. Namun, bagi perempuan yang sering bepergian di malam hari, ada risiko keamanan yang perlu diperhatikan.
Meski perusahaan penyedia layanan ojol telah menambahkan berbagai fitur keamanan di aplikasi, kesadaran penumpang juga tidak kalah penting. Beberapa kasus yang terjadi belakangan ini menunjukkan bahwa kewaspadaan tetap menjadi kunci utama. Berikut lima tips aman yang bisa dipraktikkan saat menggunakan ojek online di malam hari:
1. Cek identitas driver dan kendaraan
Sebelum naik, pastikan driver yang menjemput sesuai dengan profil di aplikasi, baik dari foto maupun nomor polisi kendaraannya. Hal ini penting untuk menghindari potensi penyalahgunaan akun oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.
Jika menemukan ada ketidaksesuaian, jangan ragu untuk membatalkan perjalanan. Lebih baik menunggu driver baru yang sesuai ketimbang memaksakan diri naik kendaraan yang terasa mencurigakan. Tindakan kecil ini bisa membantu mencegah risiko yang lebih besar.
2. Gunakan fitur bagikan perjalanan
Fitur “share trip” atau bagikan perjalanan sudah tersedia hampir di semua aplikasi ojol. Dengan fitur ini, keluarga atau teman dekat bisa memantau pergerakan penumpang secara real-time. Lokasi, rute, hingga estimasi waktu tiba akan terlihat jelas.
Selain memberi rasa aman, membagikan perjalanan juga bisa menjadi langkah pencegahan jika terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Informasi yang terkirim otomatis akan membantu orang terdekat melakukan tindakan cepat jika ada sesuatu yang mencurigakan.
3. Hindari penggunaan earphone penuh
Mendengarkan musik atau podcast memang bisa membuat perjalanan lebih menyenangkan. Namun, jika menggunakan earphone dengan volume penuh, kewaspadaan terhadap lingkungan sekitar bisa berkurang. Kondisi ini bisa dimanfaatkan orang yang berniat jahat.
Lebih baik gunakan hanya satu sisi earphone atau kecilkan volumenya agar tetap bisa mendengar suara sekitar. Dengan begitu, penumpang bisa lebih sigap bila ada situasi darurat di jalan.
4. Duduk dengan posisi aman
Saat naik motor, selalu kenakan helm yang diberikan driver dan pastikan terpasang dengan benar. Jangan ragu untuk meminta helm diganti jika kondisinya tidak layak. Pegangan yang stabil pada sisi motor juga penting untuk menjaga keseimbangan selama perjalanan.
Bila menggunakan mobil, biasakan mengenakan sabuk pengaman. Hindari tertidur total, terutama ketika merasa kurang nyaman dengan kondisi pengemudi. Tetaplah waspada agar perjalanan lebih aman.
5. Siapkan kontak darurat
Nomor darurat atau keluarga terdekat sebaiknya selalu tersimpan di ponsel. Jika ada sesuatu yang mendesak, penumpang bisa langsung menghubungi mereka tanpa harus mencari-cari kontak terlebih dahulu.
Beberapa aplikasi ojol bahkan sudah menyediakan tombol darurat yang langsung terhubung ke pihak berwenang. Fitur ini bisa dimanfaatkan untuk menambah perlindungan, terutama saat bepergian larut malam.
Menjaga keselamatan saat menggunakan ojol bukan hanya tanggung jawab pengemudi atau perusahaan penyedia layanan. Penumpang juga harus aktif melindungi diri sendiri. Dengan menerapkan tips-tips sederhana ini, perjalanan malam hari bisa terasa lebih aman dan nyaman. (gg)
Editor : A. Nugroho