MALANG, RADAR MALANG – Kepolisian Resor Malang belum menerbitkan izin penyelenggaraan laga Arema FC versus Persebaya Surabaya di Stadion Kanjuruhan pada 28 April mendatang. Hingga kemarin, kepolisian masih mengkaji berbagai aspek, terutama faktor keamanan karena laga tersebut dikategorikan berisiko tinggi.
Kapolres Malang AKBP Muhammad Taat Resdi mengatakan, pihaknya masih berkoordinasi dan berencana berkonsultasi dengan Polda Jawa Timur sebelum mengambil keputusan final terkait izin pertandingan.
“Masih dipertimbangkan, mungkin Senin (hari ini) atau Selasa, saya akan berkoordinasi dengan Polda Jatim,” ujarnya kepada Antara.
Baca Juga: Kapolres Malang Janji Izin Laga Arema FC vs Persebaya di Stadion Kanjuruhan Keluar Pekan Ini
Menurut Taat, ada banyak aspek yang menjadi bahan pertimbangan. Salah satunya situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), yang saat ini masih dianalisis.
“Kalau dari asesmen memang pertandingannya high risk,” katanya.
Meski demikian, Taat menyebut dari sisi infrastruktur, Stadion Kanjuruhan dinyatakan layak menggelar pertandingan dengan klasifikasi risiko tinggi.
“Itu sudah dilakukan asesmen, jadi aspek infrastrukturnya sudah memenuhi,” imbuhnya.
Baca Juga: Panpel Arema FC Jadikan Laga Persis Simulasi sebelum Derby
Karena itu, segala opsi terkait mekanisme pertandingan disebut masih terbuka dan terus dipertimbangkan secara matang.
Polres Malang juga belum memastikan kapan rekomendasi izin akan keluar. Namun, kepolisian mengupayakan keputusan bisa diambil secepat mungkin.
Taat menegaskan, keputusan final terkait laga bertajuk Derbi Jatim itu akan didasarkan pada pertimbangan menyeluruh.
“Intinya kami mempersiapkan dan berupaya mengambil keputusan sebaik-baiknya,” tegasnya.
Pertandingan Arema FC melawan Persebaya dijadwalkan berlangsung Selasa (28/4), di tengah sorotan publik terkait aspek keamanan dan sensitivitas penggunaan Stadion Kanjuruhan.
Editor : Aditya Novrian