Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Mediasi Perdana Digelar, Puluhan Pegawai RSI Unisma Tagih Kepastian Gaji yang Tertunggak

Nahdiatul Affandiah • Rabu, 1 Juli 2026 | 11:08 WIB
Pekerja RSI Unisma menunggu mediasi di MPP Kota Malang, Rabu (1/7). (Nahdiatul Affandiah/Radar Malang)
Karyawan RSI Unisma menunggu mediasi di MPP Kota Malang, Rabu (1/7). (Nahdiatul Affandiah/Radar Malang)

MALANG KOTA, RADAR MALANG – Mediasi perdana antara manajemen RSI Unisma dan para karyawan yang mengalami penunggakan gaji resmi digelar di Dinas Tenaga Kerja, Penanaman Modal, dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (Disnaker PMPTSP) Kota Malang, Rabu (1/7). Puluhan pegawai datang mengawal jalannya mediasi dengan harapan muncul kepastian pembayaran hak yang hingga kini belum mereka terima.

Sekitar 20 karyawan hadir di Ruang Mediasi Mal Pelayanan Publik (MPP) Kota Malang, Jalan Merdeka. Mereka mewakili ratusan pegawai yang terdampak persoalan finansial rumah sakit. Selain meminta kejelasan jadwal pelunasan gaji, para pekerja juga berharap mediasi menghasilkan solusi konkret bagi seluruh karyawan.

Mantan Pegawai Ikut Menuntut Hak yang Belum Dibayar

Tidak hanya pegawai aktif, sejumlah mantan karyawan juga mengikuti proses mediasi. Salah satunya Bunga (bukan nama sebenarnya), yang mengaku memutuskan mengundurkan diri setelah selama sekitar satu tahun menerima gaji secara tidak menentu.

Baca Juga: Besok, Pegawai dan Manajemen RSI Unisma Jalani Mediasi Perdana soal Tunggakan dan Pemotongan Gaji

Menurut dia, saat mengajukan pengunduran diri pada awal tahun, pihak rumah sakit hanya memberikan surat keterangan yang mencantumkan besaran hak atau tunggakan yang masih harus dibayarkan.

"Karena RSI masih punya utang kepada saya, saya hanya diberi surat keterangan berisi nominal yang harus dibayarkan rumah sakit," ujarnya.

Namun hingga kini, kata Bunga, belum ada kepastian kapan pembayaran tersebut akan direalisasikan. Nilai tunggakan yang diterimanya pun tidak sedikit.

"Kalau dihitung, nilainya cukup untuk membeli satu unit sepeda motor," tuturnya.

Ia menyebut sedikitnya lima mantan pegawai ikut menghadiri mediasi untuk memperoleh kepastian atas hak mereka yang belum dipenuhi.

Baca Juga: RSI Unisma Minta Waktu Perbaiki Keadaan

Sekitar 350 Karyawan Masih Menunggu Pembayaran

Persoalan penunggakan gaji tidak hanya dialami mantan pegawai. Berdasarkan data yang disampaikan perwakilan karyawan, sekitar 350 pegawai RSI Unisma masih menunggu pembayaran gaji yang tertahan.

Selain itu, para pekerja juga mempersoalkan kebijakan efisiensi yang diberlakukan manajemen. Mereka mengaku tidak pernah diajak berdiskusi sebelum muncul keputusan pemotongan gaji dan penghapusan sejumlah tunjangan.

Melalui mediasi yang difasilitasi Disnaker PMPTSP Kota Malang, para karyawan berharap manajemen segera menyampaikan skema penyelesaian yang jelas, termasuk jadwal pembayaran tunggakan gaji. Mereka menilai kepastian tersebut penting agar persoalan ketenagakerjaan yang telah berlangsung berbulan-bulan tidak terus berlarut.

Editor : Aditya Novrian
#mediasi RSI Unisma #penunggakan gaji #rsi unisma #disnaker kota malang #gaji karyawan