Setelah Tampil di Forum Nasional, Wali Kota Malang Perluas Kolaborasi Pembangunan Berkelanjutan

Nabila Amelia • Dipublikasikan Jumat, 7 Agustus 2026 | 17:19 WIB
Wali Kota Malang Wahyu Hidayat memperluas peluang kolaborasi pembangunan berkelanjutan dengan menghadiri Bangun Bangsa Conference 2026 di Jakarta. (Prokopim Setda Kota Malang)
Wali Kota Malang Wahyu Hidayat memperluas peluang kolaborasi pembangunan berkelanjutan dengan menghadiri Bangun Bangsa Conference 2026 di Jakarta. (Prokopim Setda Kota Malang)

MALANG KOTA, RADAR MALANG – Wali Kota Malang Wahyu Hidayat memperluas peluang kolaborasi pembangunan berkelanjutan dengan menghadiri Bangun Bangsa Conference 2026 di Jakarta. Dalam forum nasional tersebut, Wahyu menjadi satu-satunya kepala daerah yang tampil sebagai pembicara pada sesi diskusi mengenai pengembangan ekonomi hijau dan pertumbuhan yang inklusif.

Forum bertajuk Sustainable Community Growth: Shaping Indonesia's Future Inclusive Economy itu mempertemukan pemerintah, pelaku usaha, akademisi, serta berbagai pemangku kepentingan untuk membahas strategi memperkuat pembangunan berbasis masyarakat yang berkelanjutan di Indonesia.

Kota Malang Tawarkan Model Pembangunan Inklusif

Pada sesi panel bertema Expanding Community-Based Impact into Scalable and Inclusive Green Economic System, Wahyu memaparkan sejumlah strategi yang telah dijalankan Pemkot Malang dalam mendorong pembangunan berkelanjutan.

Baca Juga: Pemkot Malang Persilakan Serahkan PSU secara Mandiri

Fokus yang disampaikan meliputi penguatan kualitas pelayanan publik, peningkatan sumber daya manusia, pemberdayaan ekonomi masyarakat, hingga membangun kolaborasi lintas sektor sebagai fondasi pertumbuhan yang inklusif.

"Keberlanjutan pembangunan tidak hanya diukur dari pertumbuhan ekonomi, tetapi juga dari kemampuan pemerintah menghadirkan pelayanan yang berkualitas, memberdayakan masyarakat, serta membangun kolaborasi dengan seluruh pemangku kepentingan. Kota Malang berkomitmen untuk terus menghadirkan kebijakan yang berdampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat," ujar Wahyu.

Menurutnya, pembangunan yang berkelanjutan harus mampu menciptakan manfaat ekonomi sekaligus meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui tata kelola pemerintahan yang adaptif dan kolaboratif.

Perluas Jejaring untuk Percepatan Program Daerah

Keikutsertaan dalam forum nasional tersebut juga dimanfaatkan Pemkot Malang untuk memperluas jejaring kerja sama dengan berbagai pihak. Selain bertukar pengalaman antardaerah, forum menjadi ruang memperkenalkan praktik-praktik pembangunan yang telah diterapkan di Kota Malang.

Baca Juga: Pencairan Dana Feeder Bus Trans Jatim Tunggu Regulasi dari Pemkot Malang

Kolaborasi dengan pemerintah daerah lain, sektor swasta, komunitas, maupun kalangan akademisi diharapkan dapat mempercepat implementasi berbagai program pembangunan di Kota Malang.

Melalui forum tersebut, Pemkot Malang juga berupaya memperkuat posisi daerah sebagai kota yang mendorong pembangunan berkelanjutan dengan mengedepankan inovasi, partisipasi masyarakat, serta sinergi lintas sektor dalam mendukung pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berdaya saing.

Editor : Aditya Novrian
Bangun Bangsa Conference 2026 ekonomi inklusif wahyu hidayat Kota Malang Pembangunan Berkelanjutan