Produk yang telah didistribusikan berupa puluhan ribu masker kain non medis, setelan hazmat, alat cuci tangan portabel hingga minuman herbal racikan dari UMKM yang dibeli oleh Pertamina dibagikan kepada masyarakat sebagai bagian dari program Pertamina Peduli Penanggulangan COVID-19 ini.
"Pertamina berupaya membantu, dengan harapan dukungan ini dapat memberikan semangat bagi masyarakat penerima bantuan dan para pelaku UMKM khususnya di bawah binaan MOR V agar dapat bertahan di tengah wabah COVID-19," terang Unit Manager Communication, Relation & CSR MOR V Jatimbalinus, Rustam Aji.
Rustam menjelaskan, pemberdayaan dan penguatan UMKM wajib dilakukan, khususnya di tengah pandemi seperti saat ini. Pasalnya, UMKM menjadi salah satu subsektor riil dalam struktur perekonomian yang menjadi faktor penentu angka pertumbuhan ekonomi Indonesia.
Pertamina sendiri telah menggulirkan bantuan permodalan untuk UMKM dengan skema dana bergulir. Semenjak dilaksanakan pada 1993 silam, Pertamina MOR V telah memiliki V memiliki lebih dari 48 ribu UMKM binaan yang tersebar di 4 provinsi (Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat dan Nusa Tenggara Timur). Tujuh sektor UMKM yang menjadi sasaran program ini diantaranya Industri kreatif, perdagangan, pertanian, peternakan, perkebunan, perikanan dan jasa.
"Sejak awal tahun 2018 hingga saat ini saja, realisasi penyaluran Program Kemitraan Pertamina di wilayah MOR V sebesar lebih dari 164 Milyar Rupiah untuk berbagai sektor usaha," jelas Rustam Aji.
Editor : Shuvia Rahma