“Gotong-royong adalah akar budaya kita dalam kehidupan bermasyarakat sejak zaman nenek moyang kita. Kita wajib bersyukur, berkat jasa Presiden RI pertama Bung Karno, yang berhasil menggali nilai-nilai luhur bangsa, kita memiliki landasan kuat untuk menyelesaiakan masalah di masyarakat,” ujar Andreas di sela-sela penyerahan bantuan beras dari Ketua DPR Puan Maharani, Selasa (28/12), di Kota Malang, Jawa Timur.
Di menjelaskan, bantuan tersebut merupakan aksi konkret atau manifestasi semangat gotong-royong untuk membantu meringankan beban hidup warga yang masih dililit kesulitan akibat pandemi Covid-19. “Saya sampaikan disini, bahwa Mbak Puan sebagai Ketua DPR yang juga satu partai dengan saya, yakni PDI Perjuangan menyampaikan salam untuk Bapak dan Ibu sekalian semoga sehat selalu,” katanya. Mbak Puan juga memohon maaf tidak bisa hadir secara langsung, karena harus bertugas di tempat lain. Selain itu, Mbak Puan berpesan dalam rangka menindaklanjuti pesan dari Ibu Ketua Umum Megawati Soekarno Putri supaya selalu membangun komunikasi yang sinergis dengan jajaran struktur partai hingga yang paling bawah dalam rangka menjaga soliditas partai.
Dalam kegiatan tersebut dibagikan sebanyak 8.000 paket beras untuk warga di Malang Raya. Andreas berharap bantuan dapat mengurangi beban kebutuhan masyarakat sekaligus sebagai pelopor gerakan di masyarakat untuk berbagi, bergotong royong membantu sesama. Selain itu, program tebar beras ini juga dalam rangka mendekatkan para wakil rakyat khususnya dari PDI Pejuangan dengan rakyat. “Jangan sampai kita dekat dengan rakyat hanya saat kita butuh saja. Kesinambungan antara wakil rakyat dengan rakyat yang diwakili harus selalu dijaga secara terus menerus,” tandas Andreas. (*/mas) Editor : Mardi Sampurno