Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Jatah Logistik Pilkada Bisa Dikirim Hari H, Berikut Ini Penjelasan KPU Malang Raya

Bayu Mulya Putra • Selasa, 26 November 2024 | 19:06 WIB
CARI TEMPAT AMAN: Logistik Pilkada dikirim ke Kantor Kelurahan Polehan, Kecamatan Blimbing, kemarin. Pengiriman ke kelurahan lain bakal dilakukan hari ini (26/11).
CARI TEMPAT AMAN: Logistik Pilkada dikirim ke Kantor Kelurahan Polehan, Kecamatan Blimbing, kemarin. Pengiriman ke kelurahan lain bakal dilakukan hari ini (26/11).

MALANG RAYA - Proses distribusi logistik Pilkada 2024 bakal sedikit berbeda ketimbang Pemilu bulan Februari lalu.

Karena musim hujan, penyelenggara bakal lebih berhati-hati dalam mengirim logistik.

Khususnya surat suara.

Di Kota Malang, ada kemungkinan beberapa Tempat Pemungutan Suara (TPS) baru mendapat jatah logistik pada hari H coblosan, atau Rabu nanti (27/11).

Kepala Bagian (Kabag) Pemerintahan Pemkot Malang Yuyun Nanik Ekowati menerangkan, saat ini seluruh logistik berada di gudang kecamatan.

Baik surat suara, bilik suara, maupun tinta (selengkapnya baca grafis).

Pengiriman dari gudang KPU Kota Malang sudah dilakukan Sabtu lalu (23/11).

Dari gudang kecamatan, logistik bakal dikirim ke kelurahan pada hari ini (26/11).

Dari kantor kelurahan akan didistribusikan ke masingmasing TPS.

”Besok (hari ini) Pemkot Malang akan mengecek ke gudang kecamatan. Dari hasil koordinasi dengan KPU, kemungkinan ada logistik yang dikirim ke TPS pada hari pemungutan suara,” jelasnya.

Alasan distribusi pada hari H untuk menghindari kerusakan.

Logistik untuk TPS yang lokasinya di tempat rawan bakal disimpan dulu di kantor kelurahan pada H1.

Kemudian pada pagi hari tanggal 27 November akan didistribusikan ke TPS tersebut.

Ditanya berapa TPS yang logistiknya dikirim pada hari H, Yuyun mengaku bila pihaknya masih melakukan pendataan.

Jumlahnya akan diketahui saat agenda pengecekan di lima kecamatan pada hari ini.

”Jumlah berapa yang fixed masih dihitung. Besok (Selasa) kami akan kumpulkan data dari masingmasing kecamatan,” tuturnya.

Dia memastikan proses distribusi ke kecamatan tidak ada kendala berarti.

Sebab wilayah Kota Malang tidak terlalu luas.

Jarak paling jauh dari gudang KPU Kota Malang di Jalan Perlu Sujono, Kelurahan Ciptomulyo, Kecamatan Sukun yakni Kantor di Kecamatan Blimbing.

Itu pun hanya berjarak 9,5 kilometer. Ketua KPU Kota Malang Muhammad Toyib menambahkan, pengiriman logistik ke TPS juga tergantung dengan kondisi cuaca.

Jika hari ini terjadi hujan cukup lebat, logistik TPS yang berada di luar ruangan akan dikirim besoknya.

”Ketika kondisi tak memungkinkan, logistik sementara disimpan dulu di kelurahan atau tempat yang aman,” ujarnya.

Mualimin, Ketua Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Sukun menerangkan, di wilayahnya tidak ada TPS yang masuk kategori rawan.

Sehingga, dia menarget pengiriman logistik ke TPS rampung pada hari ini.

”Besok (hari ini) akan langsung kami distribusikan ke kelurahan. Nanti dari sana (kelurahan, red) akan menjadi tanggung jawab PPS (Panitia Pemungutan Suara),” papar Mualimin.

PPK Sukun telah menginstruksikan kepada jajaran KPPS untuk memilih lokasi TPS yang aman.

Sama dengan di Kota Malang, distribusi logistik pilkada di Kabupaten Malang juga dimulai Sabtu lalu (23/11).

Ada 61 kendaraan yang digunakan selama tiga hari pengiriman.

Sabtu lalu (23/11) ada 19 unit armada yang bergerak untuk mendistribusikan logistik ke 12 kecamatan.

Kemudian Minggu lalu (24/11) ada 19 unit armada yang dikerahkan untuk distribusi ke sembilan kecamatan. 

”Pendistribusian logistik sampai hari ini (kemarin) lancar sesuai dengan jadwal. Hari ini (kemarin) ada pendistribusian ke 12 kecamatan yang dibagi menjadi tiga periode,” ujar Komisioner KPU Kabupaten Malang Marhaendra Pramudya Mahardika, kemarin.

Periode pertama pada pukul 09.30. Pendistribusian dilakukan ke daerah Malang barat.

Meliputi Kecamatan Dau, Pujon, Ngantang, dan Kasembon.

Baca Juga: 67,5 Persen Warga Puas Kinerja Calon Bupati Malang Sanusi, Peluang Menang Pilkada 2024 Besar?

Kemudian pukul 11.00, pendistribusian dilakukan ke daerah Malang selatan.

Meliputi Kecamatan Donomulyo, Gedangan, Kalipare, dan Kromengan.

Terakhir pukul 12.30, logistik didistribusikan ke Kecamatan Tajinan, Jabung, Karangploso, dan Lawang.

Di antara 33 kecamatan, Kasembon merupakan wilayah yang terjauh.

Jaraknya sekitar 65 kilometer dari gudang KPU di Kecamatan Pakisaji.

Pengiriman ke masing masing kecamatan dilakukan dua armada.

Yakni truk Colt Diesel Double (CDD) box dan bak terbuka.

Khusus distribusi ke Jabung dan Karangploso, armada yang digunakan yakni satu unit tronton wingbox.

Sedangkan, distribusi ke Lawang menggunakan dua unit CDD box dan satu CDD bak terbuka.

Kendaraan dengan bak terbuka tetap ditutupi dengan terpal agar terlindung dari hujan. 

”Sampai saat ini pengiriman logistik ke TPS masih sama perlakuannya,” imbuh Dika.

Sementara pendistribusian dari kantor PPK akan menyesuaikan.

Hingga pada H1 pemungutan suara, logistik sudah tiba di masing-masing TPS.

Dengan TPS sejumlah 4.042 unit, ada 8.150 unit kotak suara yang didistribusikan.

Di dalam kotak suara tersebut terdapat berbagai logistik lain.

Seperti surat suara dan alat bantu tunanetra.

Logistik di dalam kotak suara itu tak boleh diakses sembarangan orang sebelum pemungutan suara.

Secara teknis, pendistribusian logistik pilkada masih sama dengan pemilu.

Hanya saja, jumlah armada dan periode muat maupun pengiriman berbeda.

Pada pemilu 2024 lalu, dalam satu hari ada 79 unit armada dengan 10 periode muat.

Pendistribusian saat pemilu dilaksanakan selama empat hari.

Sebab, jumlah TPS saat pemilu jauh lebih banyak daripada pilkada.

”Semua TPS dapat dijangkau kendaraan. Tidak ada yang memerlukan perhatian khusus,” kata Dika.

Itu berbeda dengan pemilu 2024 lalu yang terdapat beberapa TPS di empat kecamatan yang memerlukan perhatian khusus.

Seperti di Kecamatan Singosari, Donomulyo, Gedangan, dan Tirtoyudo.

Sebab, ada TPS di kecamatan tersebut yang memiliki akses terbatas, sehingga pengirimannya hanya dapat dilakukan menggunakan motor.

Di tempat lain, Ketua KPU Kota Batu Heru Joko Purwanto mengatakan, proses pendistribusian logistik sudah dilakukan di Kecamatan Bumiaji.

”Untuk besok (hari ini), kami tinggal menuntaskan distribusi ke Kecamatan Batu dan Junrejo,” terangnya.

Sejauh ini Heru menyebut tak ada kendala khusus dalam pendistribusian logistik.

Itu karena sudah terjadwal mulai pukul 08.00.

Dia juga memastikan jika pendistribusiannya tidak akan terlambat.

”Kami kerahkan sebanyak enam truk untuk menyasar wilayah yang belum mendapat logistik Pilkada,” lanjutnya.

Namun, ada beberapa TPS yang lokasinya cukup jauh.

Seperti Desa Sumberbrantas, Kecamatan Bumiaji yang berjarak 21 kilometer.

Medan yang dilalui cukup naik turun dan memerlukan waktu tempuh berkisar 45 menit dari Kantor KPU Kota Batu.

Wilayah tersebut juga dikategorikan sebagai TPS rawan bencana.

Terlebih faktor cuaca yang tidak menentu membuat KPU Kota Batu perlu menyiapkan mitigasi untuk penanganannya.

”Kami sudah bekerja sama dengan BPBD untuk menyiapkan tenda darurat apabila dibutuhkan,” tambah dia. (adk/yun/ori/by)

Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana
#pilkada #Logistik #kpu malang