Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Karnaval Ricuh di Sukun Malang: Warga Protes Suara Sound, Nyaris Picu Keributan

A. Nugroho • Senin, 14 Juli 2025 | 20:52 WIB
RICUH: Seorang warga ricuh setelah ditegur minta suara dikecilkan
RICUH: Seorang warga ricuh setelah ditegur minta suara dikecilkan

RADAR MALANG - Momen semarak karnaval di Kelurahan Mulyorejo, Kecamatan Sukun, Kota Malang, yang berlangsung pada Minggu (13/7/2025), sempat diwarnai ketegangan. Acara yang seharusnya menjadi ajang hiburan dan perayaan warga lokal justru berubah panas akibat adanya gesekan antara peserta karnaval dan sejumlah warga setempat.

Menurut keterangan yang beredar di media sosial, insiden bermula ketika salah satu warga meminta panitia atau peserta karnaval untuk mengecilkan volume sound system. Permintaan ini disampaikan karena di sekitar lokasi ada warga yang sedang sakit dan membutuhkan ketenangan.

Namun, permintaan tersebut rupanya menimbulkan salah paham. Beberapa peserta karnaval menanggapi dengan kurang baik, dan akhirnya terjadi adu argumen yang cukup panas di tengah keramaian. Suasana sempat memanas dan terekam oleh sejumlah warga yang kemudian membagikannya di media sosial, hingga viral dan mendapat beragam tanggapan dari netizen.

Beberapa pihak menyayangkan insiden tersebut, menyebut bahwa semestinya komunikasi antara warga dan panitia bisa dilakukan secara lebih bijak tanpa menimbulkan kericuhan. Di sisi lain, beberapa warganet juga mengkritisi penggunaan sound system dengan volume tinggi di lingkungan padat penduduk tanpa koordinasi terlebih dahulu.

Hingga saat ini, belum ada keterangan resmi dari pihak kelurahan atau panitia pelaksana karnaval. Namun menurut informasi dari sejumlah saksi, kericuhan tidak berlangsung lama dan akhirnya dapat diredam setelah tokoh masyarakat turun tangan.

 

Kejadian ini menjadi pengingat pentingnya koordinasi dan komunikasi yang matang dalam mengadakan acara publik, terutama di lingkungan padat penduduk. Karnaval sebagai ajang budaya dan hiburan rakyat memang patut dirayakan, namun tetap harus mengedepankan kenyamanan bersama. Diharapkan ke depan, peristiwa seperti ini tidak terulang kembali dan penyelenggaraan acara masyarakat bisa berjalan lancar tanpa gesekan sosial. (fie)

Editor : A. Nugroho
#karnaval #Viral #ricuh #malang #hiburan