KEPANJEN – Berbagai upaya dilakukan Satlantas Polres Malang untuk mengantisipasi aksi balap liar. Salah satunya melalui razaia rutin di lokasi langganan balap liar. Setidaknya ada dua lokasi yang jadi langganan balap liar, yaitu kawasan Jalur Lingkar Barat (Jalibar) Kepanjen-Ngajum dan Jalan Mondoroko, Singosari.
Kasatlantas Polres Malang AKP Muhammad Chelvin Alif menerangkan, pihaknya terus berupaya menekan angka aksi balap liar. Di antaranya mengintensifkan patroli pada malam hari. "Sasaran patroli difokuskan pada titik-titik rawan balap liar," kata Chelvin kemarin.
Chelvin juga menerangkan, meski dua titik tersebut berada dikategorikan rawan. Bukan berarti tidak terjadi di tempat lainnya. Pihaknya juga terus memperluas daerah pengawasannya, khususnya jalan-jalan yang memiliki potensi digunakan sebagai area balap liar.
Dia mengatakan, petugas berpatroli menggunakan kendaraan. Selain itu, petugas sesekali melakukan pemeriksaan kepada pengendara dan kendaraan yang mencurigakan di lokasi rawan.
Chelvin menegaskan, patroli bukan hanya berfokus pada pembubaran balap liar. Melainkan juga menurunkan potensi kecelakaan pada malam hari. "Sekaligus menjaga kenyamanan pengguna jalan,” jelas Chelvin.
Menurut dia, balap liar bukan sekadar melanggar hukum. Namun juga dapat membahayakan nyawa pelaku maupun orang lain. Oleh karena itu, pihaknya berjanji akan terus menggelar patroli secara rutin, terutama di titik-titik rawan.
Selain itu, Chelvin juga akan melibatkan masyarakat untuk menghalau remaja yang suka balap liar. Bagu masyarakat yang mengetahui aksi balap liar, diimbau langsung melaporkan ke polisi agar dapat ditanggulangi. "Kami akan langsung respons dan mencegah terjadinya aksi," tambah Chelvin.(yad/dan)
Editor : A. Nugroho