MALANG RAYA - Kebutuhan konsumsi rumah tangga maupun tempat usaha diperkirakan meningkat selama libur panjang pada pekan ini. Untuk mencegah kekurangan tabung gas pada 5 sampai 7 September nanti, Pertamina bakal menambah pasokan. Total ada tambahan 99.400 tabung elpiji 3 kilogramyang didistribusikan setiap harinya.
Berdasar data Pertamina Patra Niaga Jatimbalinus, penggunaan rata-rata elpiji 3 kilogram secara harian di Malang Raya mencapai 173.099 tabung. Meliputi 39.133 tabung di Kota Malang, 119.233 tabung di Kabupaten Malang, dan 14.733 tabung di Kota Batu.
Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Jatimbalinus Ahad Rahedi menyampaikan, selama tiga hari ada tambahan pasokan sebanyak 99.400 tabung per hari. ”Yakni sebanyak 66.960 tabung untuk Kabupaten Malang, 19.400 tabung di Kota Malang, dan 7.640 tabung di Kota Batu,” sebut dia, kemarin (5/9).
Pasokan tambahan itu untuk memastikan stok elpiji selama libur panjang aman. Pihaknya juga tetap stand-by di lokasi untuk memastikan penyaluran BBM dan LPG berjalan lancar. ”Untuk menghadapi lonjakan permintaan, kami telah memitigasi melalui pelaksanaan penyaluran fakultatif sebagai tambahan penyaluran di luar penyaluran reguler untuk memenuhi kebutuhan yang meningkat,” papar Ahad.
Di sisi lain, untuk layanan BBM, Pertamina Patra Niaga Jatimbalinus akan melaksanakan build-up stock sesuai kebutuhan dan pengecekan SPBU secara intensif berikut pengecekan aspek Quantity and Quality (QQ) BBM.
Selain Malang Raya, Pertamina Patra Niaga Jatimbalinus juga telah menyiapkan penyaluran fakultatif hingga 60 persen dari rata-rata penyaluran harian dengan jumlah 915.960 tabung untuk seluruh wilayah Jawa Timur. Jumlah itu diharapkan dapat mencukupi kebutuhan aktivitas masyarakat selama libur panjang.
Ahad juga mengajak masyarakat untuk tetap tenang dan tidak melakukan pembelian secara berlebihan karena stok energi dalam kondisi aman dan tercukupi. ”Jangan sampai panic buying,” ucap Ahad. Dia juga meminta masyarakat tidak mudah terpancing informasi yang belum tentu kebenarannya.
Tak ketinggalan, Pertamina juga mengajak masyarakat untuk dapat menggunakan LPG sesuai peruntukannya. Di mana LPG 3 Kg merupakan produk subsidi yang ditujukan khusus masyarakat yang kurang mampu. Serta menggunakan LPG non-subsidi (Bright Gas) bagi masyarakat mampu. (mel/by)
Editor : A. Nugroho