Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Arek Asli Malang Pasti Tahu, Variasi Kata Pukul Ini Sering Dipakai dalam Bahasa Sehari-hari

Yudistira Satya Wira Wicaksana • Sabtu, 18 Mei 2024 | 13:34 WIB

 

ilustrasi seseorang sedang memukul. Kata pukul dalam bahasa Malangan memiliki banyak variasi
ilustrasi seseorang sedang memukul. Kata pukul dalam bahasa Malangan memiliki banyak variasi

SELAIN kata ”lokop”, Gnaro Ngalam juga punya kata lain untuk menggambarkan orang memukul sesuatu.

Yakni kata ”Tayar”.

Kata tersebut biasanya digunakan untuk memukul kecil kepala lawan bicara.

”Tayar artinya sama dengan lokop (pukul). Bukan merupakan bahasa walikan," ujar Sejarawan Bahasa Malangan Restu Respati.

Namun, dia mengatakan, hampir tidak ada literatur yang menjelaskan asal muasal kosakata tersebut.

Dia menduga kata tersebut muncul akibat penyesuaian lidah warga Malang terhadap kata 'Toyor'.

Karena dalam penggunaannya, Tayar diucapkan untuk memukul kecil bagian kepala seseorang.

"Menyerupai menempeleng," kata Restu.

Kata tersebut muncul pada saat bahasa prokem khas Malang bermunculan.

Yakni dekade 1970-an.

Sayangnya kosakata tersebut tidak banyak diucapkan masyarakat.

Bahkan, hampir tidak ada di wilayah Kota Malang.

"Kalimat seperti itu (tayar) lebih sering digunakan di wilayah Kabupaten Malang. Seperti di Turen dan Sumbermanjing Wetan," ucap pegiat bahasa walikan Rohim Alfarizi.

Ia menambahkan, warga Kota Malang lebih familiar dengan kata 'Tonyo' yang merupakan bahasa Jawa ngoko arekan.

Kata tersebut menggambarkan seseorang memukul orang lain. (biy/dan)

Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana
#kamus malangan #lingua #bahasa malangan