RADAR MALANG – Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri memperkirakan puncak arus mudik Idulfitri 1447 Hijriah akan terjadi pada Rabu (18/03/2026).
Menanggapi hal tersebut, pihak kepolisian telah menyiapkan skenario rekayasa lalu lintas skala besar guna mengantisipasi kepadatan kendaraan.
Baca Juga: Sambut Arus Mudik, 10 PO di Terminal Arjosari Malang Tambah 22 Armada
Kakorlantas Polri, Irjen Pol. Agus Suryo Nugroho, menyatakan bahwa sistem satu arah atau one way secara nasional dijadwalkan mulai berlaku pada 18 Maret 2026 pukul 10.00 WIB.
Rekayasa ini merupakan bagian dari Operasi Ketupat 2026 yang memasuki hari keenam.
Berbeda dengan tahun sebelumnya, cakupan one way kali ini mengalami perluasan.
Baca Juga: Gandeng Kejaksaan Agung, Penyaluran Makan Bergizi Gratis Dijeda Saat Lebaran
"Skema one way tahap pertama akan diberlakukan mulai dari KM 70 hingga Gerbang Tol Kalikangkung. Ini adalah perluasan dari tahun lalu yang hanya sampai KM 188," jelas Irjen Pol. Agus Suryo Nugroho.
Meski jadwal telah ditetapkan, Polri menegaskan bahwa penerapan di lapangan akan bersifat dinamis.
Petugas akan terus memantau data traffic counting secara real-time.
Jika terjadi lonjakan atau penurunan volume kendaraan yang signifikan, waktu pelaksanaan one way maupun rekayasa lainnya seperti contraflow dapat berubah sewaktu-waktu.
"Kami terus berkoordinasi dengan pemangku kepentingan terkait, termasuk Jasa Marga, untuk memastikan operasi ini memberikan rasa aman dan nyaman bagi para pemudik," tambahnya.
Editor : Aditya Novrian